[Takengon | Ahmad Dardiri Chusein] Banyak guru yang terkendala dalam usul pangkat, karena tidak mampu untuk membuat Karya Tulis Ilmiah. Ini terungkap pada acara seminar sehari yang diselenggarakan PGRI Kabupaten Aceh Tengah Senin (24/11).
Hal itu dikatakan oleh Ir. H. Usman. MM saat memberikan sambutan acara seminar yang diselenggarakan di Gedung Olah Seni Takengon, sehingga PGRI Aceh Tengah mengadakan seminar dengan fokus pada Karya Tulis Ilmiah (KTI) dengan tema “Peninggkatan Profesionalisme Guru”.
Hadir untuk membuka seminar Wakil Bupati Drs. H. Khairul Asmara, MM dalam sambutannya mengajak para guru lebih serius dalam meningkatkan mutu lulusan, untuk itu guru hendaknya terus meningkatkan keprofesionalannya dengan membaca dan menulis. Apalagi dunia yang semakin maju terus menuntut kita termasuk guru untuk terus belajar dan belajar. Selanjutnya ia mengharap karya tulis ilmiah ini terus dipertajam sehingga para guru bisa naik pangkat.
Kemudian wabup menghimbau para guru untuk menjadi contoh dalam berdisiplin karena negara-negara maju itu rata-ra rata tingkat disiplinnya tinggi, guru setelah sertifikasi tingkat kesejahteraan sudah baik dan ini dapat juga menunjang kedisiplinan yang baik. Guru mengawasi siswa dengan baik, ujar Khairul.
Materi seminar sehari ini meliputi Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan (PKB) yang disampaikan oleh Drs. Arwin pengawas SMA. Kemudian Pengembangan Profesi Guru Bidang Karya Tulis Ilmiah (Publikasi Ilmiah) disampaikan oleh Mariani, M. Pd Kepala MTSN 2 Takengon dan terakhir Penelitian Tindakan Kelas (PTK) disajikan oleh Masdar, M. Pd pengawas SD. [yyy]
[gamba: Kakanwil dan jajarannya seusai peringatan Hari Guru Nasional 24 November, di Blang Padang. foto yakub inmas]















