[Kanwil | Muhammad Yakub Yahya] Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (LHS) hari ini, Kamis (27/11) melantik sejumlah pejabat Eselon II. Salah satunya, Dr. Urip Rudi Subiantoro, S.Sos,M.Pd, yang sebelumnya selaku Kabid Litbang Pendidikan Non Formal dan Informal pada Kapuslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan, dilantik jadi Kapala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat (Kapus Pinmas) Setjen Kemenag RI.
Pelantikan dilaksanakan di Operation Room Kementerian Agama dan dihadiri oleh para pejabat Eselon I dan II.Dalam sambutannya, Menag mengingatkan para pejabat yang baru dilantik bahwa pelantikan saat ini dilaksanakan dalam suasana di mana revolusi mental menjadi spirit dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
Menag meminta, revolusi mental dimaknai sebagai proses merubah mindset, kultur, budaya, serta gaya kepemimpinan pejabat aparatur kemenag.
“Menjadi pejabat bukan untuk diistimewakan apalagi minta diistimewakan,” tegas Menag.Menag juga kembali menyampaikan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama (integritas, profesionalitas, inovatif, tanggung jawab, dan keteladanan), dan meminta kepada seluruh jajaran pimpinan agar menjadi contoh terdepan.
“Saya meminta kepada seluruh jajaran pimpinan agar menjadi contoh terdepan dalam pelaksaan lima nilai. “Pimpinan sehebat apapun tidak akan berhasil dalam mendorong kemajuan organisasi kalau hanya sebatas bicara, tanpa praktik dari diri sendiri,” tambah Menag.
“Satu kata dan perbuatan adalah kunci sukses kepemimpinan di semua level, sebagaimana sabda Nabi, ibda’ binafsik, agar kita memulai dari diri sendiri,” imbuhnya lagi.
Selain Dr. Urip Rudi Subiantoro, S.Sos,M.Pd, pejabat eselon II yang dilantik ialah Drs. H. Abdullah sebagai Inspektur Wilayah I Itjen Kemenag RI.
Ada juga Dr. Moh. Ishom Yusqi, M.Ag (Kasubdit Ketenagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam) sebagai Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI; I Wayan Budha, M.Pd (Kasubdit Kelembagaan Dit Urusan Agama Hindu) sebagai Direktur Urusan Agama Hindu Ditjen Bimas Hindu Kemenag RI; Drs. Syafrizal, M.Si (Kasubdit PAI pada SD Dit PAI) sebagai Kepala Biro Umum Setjen Kemenag RI; dan Dr. Rahmat Mulyana (Kasubdit Kelembagaan Dit Pendidikan Madrasah) sebagai Sekretaris Balitbang Diklat Kemenag RI.
Selanjutnya, Dr. Hamdar Arra’iyyah, M.Ag (Sekretaris Balitbang) sebagai Kapuslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Balitbang-Diklat Kemenag RI; Drs. Ahmadi, M.Ag (Kabag Perencanaan dan Anggaran II pada Biro Perencanaan Setjen Kemenag) sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah; Drs. H. Syahrul Yadi,M.Si (Kakankemenag Kab. Bengkayang) sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Kalbar.
Cair
Sementara itu, Dirjen Bimas Islam Machasin menegaskan bahwa transport para penghulu yang telah melaksanakan tugas pencatatan nikah akan dapat segera dicairkan.“Insya Allah awal Desember sudah bisa dicairkan,” demikian penjelasan Machasin saat dihubungi kontributor Pinmas, Rabu (26/11).
Menurutnya, Ditjen Bimas Islam sudah menyiapkan berbagai persyaratan yang diperlukan dalam proses pencairan dan sudah menyerahkannya kepada Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan. Machasin memperkirakan dalam waktu dekat ini akan segera terbit Surat Edaran dari Dirjen Anggaran yang memberi persetujuan kepada KPKN untuk mencairkan dana transport para penghulu.
“Kita sedang memproses untuk bisa mencairkannya. Kemarin itu tinggal tanda tangan Dirjen Anggaran saja. Jadi kalau itu sudah ditandatangani, langsung kita cairkan,” terang Machasin.
Merujuk pada Peraturan Menteri Agama (PMA) No 24 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak Atas Biaya Nikah Dan Rujuk Di Luar Kantor Urusan Agama Kecamatan. PMA ini mengatur bahwa transport dan jasa profesi penghulu diberikan sesuai dengan Tipologi KUA Kecamatan yang terbagi menjadi lima, yaitu: tipologi A, B, dan C (berdasarkan peristiwa nikah), serta D1 dan D2 (berdasarkan kondisi geografis wilayahnya). Selamat…. [y/inmas/kemenag go.id]
[foto: peserta gebyar paud/tk dan kreatifitas paud/kb yang sedang berlangsung di grand aceh, lamdom banda aceh (28-30 nov), yang dibuka kakanwil jumat malam (28/11)]















