[Embarkasi Aceh | Yakub] Di samping jangan paksakan diri dengan hal-hal yang tak penting dan yang sunat (jika tidak sanggup), juga jangan merokok. “Jangan merokok, minum air putih banyak, jika bibir pecah-pecah, cepat hubungi dokter/paramedis,” ujar dr Imam dari tim kesehatan Asrama Haji.
“Jangan merokok, jangan merokok, jangan merokok….,” tiga kali disuruh ulang oleh tim medis di Aula Utama, pagi Senin (22 Sept) itu, di hadapan 440 jamaah asal pantai Barat-Selatan, Kloter 4.
Di samping itu, jamaah bagus lap badan saja, jangan keseringan mandi, sebab cuaca di sana berbeda dengan cuaca kita. Juga, gunakan pelembab saja, dan kenakan masker.
“Gunakan tas berlogo Garuda saja, sebab jika tas Bapak/Ibu hilang akan mudah petugas menemukannya,” ulang Reza dari pihak penerbangan. Saat pembahasan kesehatan, lagi-lagi seorang calon haji, yang tua, harus dituntun ke ruang kesehatan, sakit.
Sebelumnya, Tim Pembimbing Drs H Hamdan MA (dan dibantu Drs Bukhari MA, dan Drs Ridwan Johan, dan Drs Cut Ali), diperkenalkan petugas Kloter 4. Mereka adalah H Abdur Rani SH (TPHI), DR H Muhammad Yasir Yusuf MA (TPIHI), dr Sarifin Usman Kombih, Salamuddin, dan Hasnah Irman Rahman (dokter/paramedis).
Pembimbingan dipantau Kabid PHU dna Kasubbag Inmas… [inmas]









