Tiga madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat mengikuti Teuku Umar Scout Competition (TUSC) Ke-II yang berlangsung pada 9–12 Oktober 2026 di Bumi Perkemahan Paya Peunaga, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Kompetisi kepramukaan yang diselenggarakan Universitas Teuku Umar (UTU) ini mempertemukan sembilan satuan pendidikan dari empat kabupaten di wilayah barat-selatan Aceh.
Ketiga madrasah tersebut ialah MTsN 3 Aceh Barat pada kategori Pramuka Penggalang, serta MAN 1 Aceh Barat dan MA IT Teuku Umar pada kategori Pramuka Penegak.
Kategori Penggalang diikuti lima satuan pendidikan dari Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, dan Aceh Jaya. Sementara kategori Penegak diikuti empat satuan pendidikan dari Aceh Barat dan Nagan Raya.
TUSC Ke-II mempertandingkan tujuh cabang lomba, yakni Lomba Cerdas Cermat (LCC), pionering kreasi, Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB), semaphore, Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), lomba masak kreasi, dan mewarnai. Beragam cabang tersebut memberi kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, ketangkasan, dan kerja sama tim.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat Dr H Khairul Azhar SAg MA mengapresiasi partisipasi ketiga madrasah tersebut. Menurutnya, kegiatan kepramukaan menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi sekaligus melatih kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, dan sportivitas.
“Kami mengapresiasi keikutsertaan madrasah dalam Teuku Umar Scout Competition ini. Kegiatan kepramukaan bukan semata-mata tentang meraih juara, tetapi juga menjadi wahana untuk membentuk karakter, kemandirian, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja sama,” ujar Khairul Azhar.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kompetisi tersebut untuk menambah pengalaman, memperluas pergaulan, serta membangun persahabatan dengan pelajar dari daerah lain.
Khairul Azhar juga mengapresiasi Universitas Teuku Umar yang telah memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar dan mengembangkan kemampuan melalui kegiatan kepramukaan. Ia berharap partisipasi ini dapat mendorong madrasah lainnya untuk semakin aktif dalam kegiatan positif yang mendukung pembentukan karakter dan prestasi siswa.[]













