[Kota Subulussalam | Zakirman] “Intinya, kegiatan qurban ini untuk mendidik anak-anak dan melatih mereka agar menjadi lebih peduli kepada sesamanya” ujar Kepala MIN Sebulussalam saat di wawancara oleh kontributor Santunan (senin/6-10-14) di halaman madrasah saat kegiatan berlangsung.
Kegiatan qurban ini sudah berlangsung sejak 2006 dan setiap tahun tidak kurang dari 1 ekor lembu Insya Allah ada dan kami berharap ditahun kedepan bisa meningkat menjadi 2 ekor lembu atau sekurang-kurangnya 1 ekor lembu di tambah 1 ekor kambing, sambung beliau.
Kepala MIN Subulussalam Kamaruddin, S.Ag juga mengaharap dukungan dan partisipsi semua pihak terutama guru agar kegiatan ini akan terus berlangsung walaupun siapa yang menjadi pimpinannya.
Dan dana pengadaan hewan qurban ini di dapat dari sumbangan siswa secara sukarela yang dikumpul setiap jumat dan untuk dewan guru dikenakan Rp.10.000/bulan dipotong dari gaji, ujar bendahara MIN Subulussalam Maksum, SPdI. Selanjutnya daging qurban ini akan dibagikan kepada siswa yang miskin dan yang yatim sambung beliau. [yyy]









