Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil) Provinsi Aceh Drs H Azhari MSi membuka dan sampaikan arahan dalam rapat sinergitas dan kolaborasi Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K2M) di aula kanwil, Senin, 21 Juli 2026.
Di depan peserta musyawarah, yang juga dihadiri beberapa Kepala Madrasah/RA dari kabupaten/kota, Kakanwil harapkan, bahwa dengan kemitraan K2M dan jajaran di Kanwil, Kankemenag, Bidang/Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), dan madrasah, kita Kemenag Aceh akan bisa gelar even-even level provinsi lagi, dengan mengadopsi ajang yang pernah kita toreh di masa lalu.
"Nanti hasil dari even provinsi, apa pun nama kompetisinya akan diikutsertakan dalam kompetisi nasional," harap Kakanwl.
Sebelumnya, keluarga besar Depag/Kemenag Aceh sukses gelar ajang berkala, di beberapa daerah, seperti Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), di samping aktif dalam ajang KSM, Aksioma, OMI, Madrasah Singer, atau olimpiade lainnya.
Kakanwil, di depan ketua dan jajaran K2M tingkat Ibtidaiyah (MI), Tsanawiyah (MTs), dan Aliyah (MA), serta Kepala Raudhatul Athfal (RA), harapkan bahwa kita bisa bangkit kembali, menuju atau raih prestasi.
Hadir bersama K2M atau Kepala Madrasah dari Kota Sabang, Kota Banda Aceh, Aceh Besar, dan Pidie, juga hadir beberapa Kepala Madrasah dan Kepala RA dari Aceh Selatan, Kota Langsa, dan Kepala MI dari Kota Subulusaalam.
Dalam rapat K2M dengan tajuk Sinergitas dan Kolaborasi Persiapan Penjaringan Siswa Berprestasi Melalui Seni, Sain Teknologi, dan Olah Raga Madrasah, Kakanwil juga paparkan beberapa penggalan sejarah, pembangunan sarana/prasana bersama pimpinan dan jajaran Depag/Kemenag sebelumnya, seperti asrama putri Kemenag di Kopelma Darussalam, dan even-even siswa/guru madrasah.
"Semua bisa dilaksanakan secara bersinergi dan berkolaborasi, dengan musyawarah," kenangnya, serta kisah keikutsertaan kafilah Kota Sabang yang relatif minim atlit, yang bersaing dengan kafilah daerah yang ramai kontingennya.
Namun, yang lebih panting dari itu, harap Azhari, secara internal kita mesti sepakat, seiya sekata, tanpa ada yang mempengaruhi dengan ketidakakuratan informasinya.
"Ada rahasia yang tak boleh disampaikan ke luar lembaga, yang nanti akan salah dipahami di luar," ingatnya.
Ajak Kakanwil, jangan pula ada pihak intern yang coba-coba masukkan gol ke gawang sendiri. Dan pastikan kita merancang dan laksanakan program, juga even-even sesuai regulasi.
Sementara Kabid Penmad H Khairul Azhar SAg MSI, bahwa dengan sinergitas dan kolaborasi, kita lebih siap laksanakan program penjaringan peserta didik baik lewat ajang seni dan sain teknologi, maupun olahraga.
Harapan kita, sebarkan informasi dan regulasi madrasah lebih luas di samping juknis/regulasi lain seperti tupoksi kepala/guru, tugas tambahan, atau tentang BOS.
Kabid Penmad Harapan kita siap ada pembinaan Ini ail mampu sebarluaskan infor yang siang ini mungkin dana BOS teknis tugas tambahan.
Dalam penjelasan teknis, Katim Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Bidang Penmad Chairul Amri SAg, juga paparkan sejumlah juklak, juknis, dan regulasi madrasah. Misalnya yang baru KMA 512/2026 tentang KBC, KMA 1503/2015 terkait kurikulum sejak RA hingga MA/MAK. Juga sejumlah turunannya tentang panduan pembelajaran dan asesmen.[]












