Penyuluh Agama Islam Kabupaten Bireuen, Putri Mizanna SHI berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih Juara II pada ajang Penais Award 2025 kategori Peningkatan Literasi Al-Qur’an yang digelar Kementerian Agama RI melalui Direktorat Jenderal Penerangan Agama Islam di Jakarta.
Ajang Penais Award merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan kepada penyuluh agama Islam teladan dari seluruh Indonesia. Tahun ini, kompetisi berlangsung sangat ketat dengan menghadirkan perwakilan terbaik dari berbagai provinsi. Para peserta dinilai berdasarkan kreativitas, inovasi, metode dakwah, serta kontribusi nyata mereka di tengah masyarakat.
Dalam ajang tersebut, Putri Mizanna tampil dengan gagasan segar melalui penerapan metode Simak Ile. Metode ini menggabungkan teknik membaca, menyimak, dan mengulang ayat-ayat Al-Qur’an secara interaktif sehingga memudahkan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, dalam meningkatkan kemampuan baca-tulis Al-Qur’an. Inovasi ini mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri karena dinilai relevan dengan kebutuhan umat di era modern.
Kepala Kantor Kemenag Bireuen, Dr H Zulkifli SAg MPd, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut. “Prestasi Putri Mizanna bukan hanya membanggakan keluarga besar Kemenag Bireuen, tetapi juga membawa nama harum Aceh, khususnya Kabupaten Bireuen, di kancah nasional. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa penyuluh agama dari daerah mampu menghadirkan inovasi besar yang diakui secara luas,” ujarnya di Bireuen, Jum'at, 29 Agustus 2025.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa capaian ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa penyuluh agama Islam dapat berperan aktif menghadirkan inovasi pendidikan dan dakwah, terutama dalam upaya meningkatkan literasi Al-Qur’an.
Sementara itu, Putri Mizanna turut menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa membawa nama baik Aceh khususnya Kabupaten Bireuen hingga ke tingkat nasional. Prestasi ini saya persembahkan untuk masyarakat dan keluarga besar Kemenag Bireuen yang selalu memberikan doa dan dukungan. Semoga ke depan kita bisa terus mengembangkan literasi Al-Qur’an dengan metode yang mudah diterima oleh semua kalangan,” ungkapnya dengan penuh haru.
Dengan torehan ini, Putri Mizanna tidak hanya mengharumkan nama Kabupaten Bireuen di kancah nasional, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para penyuluh agama Islam lainnya untuk terus berinovasi, kreatif, dan dekat dengan masyarakat. [ ]