[Banda Aceh | Tgk Chairul Amri] Prodi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Senin (12/01) mengadakan kegiatan “Pelatihan dan Pendampingan Bagi Stakeholders Dalam Program Pengembangan Perpustakaan Madrasah Berbasis Elektronik” yang dilaksanakan di Aula PSBBMAN Model Banda Aceh/BDK Kemenag Aceh.
Peserta kegiatan ini berasal dari 3 (tiga) Madrasah Aliyah Negeri yang ada di bawah jajaran kemenag Banda Aceh yaitu: MAN Model, MAN 2 dan MAN (Rukoh) Banda Aceh. Setiap madrasah diundang Kepala Madrasah, Kepala TU, Pustakawan, Guru Bidang Study dan ketua OSIM.
Acara diawali dengan pembukaan secara resmi oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Prof. DR. Misri A. Muchsin, MLIS. Dalam sambutannya Pak Dekan menyebutkan bahwa kegiatan ini adalah sebagai wujud dari pengabdian Perguruan Tinggi dalam hal ini UIN Ar-Raniry Banda Aceh untuk pengembangan institusi pendidikan keagamaan terutama yang dilaksanakan oleh Prodi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora.
Pada sesi pertama menampilkan pemateri Drs. Khatib A. Latief dengan judul makalah: “ Kualitas Perpustakaan Madrasah dan Hubungannya dengan Daya Saing Pendidikan” Pak Khatib, demikian beliau sering disapa dengan gaya khasnya memaparkan fakta dan data mengenai rendahnya daya saing Indonesia terutama dalam pendidikan.
Di samping itu juga turut memberikan solusi dan strategi yang harus dilakukan terutama oleh pihak madrasah untuk dapat bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya yaitu dengan cara; perbaikan manajemen madrasah, penguatan tenaga kependidikan yang professional, perubahan budaya madrasah, peningkatan pembiayaan dan optimalisasi dukungan masyarakat untuk pembangunan madrasah.
Sesi kedua diisi oleh Ibu Nurhayati Ali Hasan, MLIS dengan judul: “ Optimalisasi Perpustakaan dan Budaya Minat Baca di Madrasah”. Bu Nur menyampaikan tip meningkatkan minat baca dan upaya untuk mendekatkan siswa dengan perpustakaan di tengah kepungan dan gempuran media lain di era tehnologi dan informasi.
Setelah istirahat acara dilanjutkan dengan sesi ketiga dengan pemateri Ruslan, MLIS yang juga merupakan ketua pelaksana kegiatan ini. Pak Ruslan menyampaikan goal atau ouput dari kegiatan pendampingan yang akan dilaksanakan nantinya adalah: pertama, Aktivasi catalog online (OPAC) yang maksimal yang dapat diakses secara aktif oleh pengguna. Kedua, adanya layanan koleksi elektronik atau digital.
Ketiga, dapat meningkatakan budaya membaca siswa dengan tersedianya layanan koleksi elektronik atau digital.
“Kita akan melakukan pedampingan kepada madrasah binaan sampai mereka bisa merealisasikan program ini secara mandiri,” tegas pak Ruslan.
Sementara itu pada sesi terakhir tampil Pak Nazaruddin, MLIS. Pustakawan Teladan Nasional 2014 yang akan ikut seleksi pustakawan tingkat Asia pada tahun 2015 ini. Beliau menyampaikan materi dengan judul: ” Pemanfaatan Sumber Daya Informasi Elektronik (e-resources) di perpustakaan”.
Berbagai pengalaman beliau di-share kepada peserta dan beliau sangat berharap akan peran dari stakeholder dari tiga madrasah ini untuk dapat mendukung sepenuhnya upaya untuk memajukan perpustakaan masing-masing sekolah.
“Di mana-mana sekarang ini yang menjadi kendala dalam memajukan perpustakaan adalah kurangnya dukungan dari stakeholder atau pengambil keputusan,” imbuh pak Nazar seraya memohon do’a untuk keberhasilan beliau dalam mengikuti seleksi pustakawan tingkat Asia.
Saya sendiri sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini sebagai peserta. Perpustakaan MAN Rukoh sendiri juga sedang berbenah untuk meningkatkan pelayanan kepada seluruh pengguna. Saat ini MAN Rukoh sedang mengembangkan perpustakaan online dengan program SLIMS yang dapat dikunjungi. [www.chairulamri.my.id/yyy]













