Banda Aceh-Kemenagnews (atok) Sistem pendidikan yang memungkinkan anak didik terlibat secara langsung (hand on) sangat penting untuk pembentukan perilaku dan kognisi siswa didik.
Sistem ini lebih baik dari pada cara konvensional seperti ceramah di muka kelas.
Mungkin perlu di kaji lebih mendalam lagi instruksi Gubernur Jakarta no 67 tahun 2014 tentang pengendalian penampungan dan pemotongan hewan kurban khusus larangan menyembelih hewan kurban di sekolah dasar dengan alasan bisa berpengaruh negatif terhadap psikologi.
Justru patut di waspadai penyebab kekerasan (agresivitas) adalah pengaruh kekerasan yang dilihat dan di dapat dalam tontonan televisi dan games.
Permainan game yang mengandalkan kecepatan otak dan gerak untuk menghancurkan lawan tandingnya akan terekam kuat dan menjadi dasar perilaku kekerasan anak tersebut.
Di Aceh kebiasaan kurban bagi anak SD/MIN sudah berlaku sejak lama anak2 memberi sumbangannya untuk berkurban di saat Idul Adha.













