[Ar-Raniry | Nat] Memberikan pelayanan kepada publik harus memiliki standar sesuai dengan perubahan status kampus yang telah menjadi universitas, saat ini pelayanan terhadap publik belum begitu memuaskan, perlu adanya latihan agar ke depan akan lebih baik.
Demikian disampaikan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Dr. Abdul Rani Usman, M.Si usai membuka Pelatihan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kamis (20/11) di Aula Kampus setempat.
“Saat ini pelayanan terhadap publik belum begitu memuaskan, perlu adanya latihan agar ke depan akan lebih baik, maka tahun ke tiga kepemimpinan kita membuat pelatihan bagaimana karyawan, dosen dan pimpinan untuk meningkatkan pelayanan kepada kepada publik agar mendapat pelayanan yang standar.
Dekan menambahkan, hasil evaluasi pimpinan di FDK saat ini hubungan dengan pers sudah bagus, namun hubungan dengan pelayanan dengan mahasiswa, alumni, dosen dan mitra kerja fakultas masih butuh peningkatan dan harus ada perhatian khusus, minimal dapat memberi motivasi kepada dosen dan karyawan dalam hal melayani.
“Ke depan persaingan antar kampus, alumni dan mitra kerja fakultas sangat ketat sekali, maka mulai saat ini harus diterapkan kepada karyawan dan dosen untuk memberikan pelayanan yang baik kepada semua yang membutuhkan sesuai dengan tugas dan pokok kerja masing-masing,” ujar Rani Cina.
Disebutkan, suatu pelayanan yang dapat menyenangkan bagi orang lain akan dapat memberi citra positif bagi orang lain, hal ini sangat penting dengan perkembangan kampus yang telah maju dan berkembang seperti saat ini, mampu memahami kebutuhan pasar dengan kita melayani public, sebagai contok dikatakan, dengan pelayanan yang baik kepada semua orang akan berpengaruh terhadap citra kampus ini, akan banyak yang bermanfaan ke depan.
Sementara Ketua Panitia Mira Fauziah, M.Ag mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk member wawasan kepada peserta bagaimana cara memberikan pelayanan yang baik kepada mahasiswa, dosen dan masyarakat, diharapkan dengan pelatihan ini ke depan akan lebih baik.
“Pelatihan ini diharapkan akan ada upaya membentuk pribadi yang dapat memberikan pelayanan prima bagi yang membutuhkan, terutama kepada mahasiswa yang setiap hari berinteraksi dengan dosen dan karyawan,” ujarnya.
Mira menambahkan, peserta pelatihan ini sebanyak 33 orang, terdiri dari pimpinan, karyawan, ketua dan sekretaris jurusan dan ketua laboratorium di lingkungan FDKUIN Ar-Raniry, orang-orang ini lah yang selalu berintaraksi dengan mahasiswa dan masyarakat selama di kampus.
Disebutkan, selama pelatihan peserta dibekali dengan materi dengan narasumber yang sangat memahami dibidangnya, diantaranya materi pelayanan publik dalam perspektif Dakwah disampaikan oleh Dr. A. Rani Usman, Kebijakan pelayanan publik Indonesia oleh Indra Adriana, SW (Kepala unit pelayanan BCA), Prinsip pelayanan Publik oleh Amal Hasan, M.Si (humas Bank Aceh Syariah) dan Manajemen strategi dalam pelayanan oleh Luthfi Aunie, MA (wakil rektor II UIN Ar-Raniry). [yyy]















