[Karang Baru | Muhammad Sofyan] Ketua MPU Kabupaten Aceh Tamiang Drs. H. Ilyas mustawa memimpin rapat rutin di aula Sekretariat MPU Aceh Tamiang pada Selasa (28/7). Rapat membahas beberapa issu yang berkembang di masyarakat saat ini.
Dewasa ini dekadensi moral, peredaran dan penggunaan narkoba yang kian merebak di tengah-tengah masyarakat, dugaan aliran sesat dan upaya kristenisasi yang terselubung yang kian merisaukan perlu disikapi dengan arif dan bijaksana, demikian antara lain disampaikan beberapa Anggota Dewan Kehormatan Ulama (DKU) Aceh Tamiang.
Sebagai daerah perbatasan diminta kepada seluruh aggota MPU Menjadi filter dalam mempertahankan kemurnian ajaran Islam.
Sementara itu Anggota DKU H. T. Helmi menyampaikan, patut diwaspadai kondisi umat hari ini yang telah terkontamimasi dengan faham dan budaya luar yang bertentangan dengan budaya Islam.
Tidak kalah pentingnya juga upaya-upaya mempertahan dari upaya kristenisasi baik yang terang-terangan maupun yang terselubung dengan berkedok Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)seperti yang dilakukan oleh Tamidec beberapa waktu lalu.
Sedangkan H. M. Sidik (salah satu Anggota DKU) mengungkapkan keprihatinannya kepada umat Islam di Papua yang kontra dengan umat kristen yang merupakan jemaat GIDI (Gereja Injili Di Indonesia) pada saat Idul Fitri yang lalu. [yyy]













