Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Ny Nurlaili Azhari memberikan pembinaan dalam kegiatan bertema "Pembinaan DWP dan Handicraft Workshop" yang berlangsung di BKG Aceh Jaya, Selasa, 28 Juli 2026.
Lebih dari sekadar agenda organisasi, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anggota DWP untuk belajar bersama, berbagi pengalaman, sekaligus mengembangkan keterampilan yang dapat memberi manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Selain Pembinaan, peserta juga mengikuti workshop pembuatan Payung Kasab Aceh dengan memadukan teknik sulam ablak menggunakan manik-manik dan benang gym, yakni benang khusus berwarna emas yang dianyam dan dirajut kuat di atas kain. Workshop ini mengangkat motif Pucok Nilam, salah satu motif khas Aceh Jaya yang sarat akan nilai budaya dan kearifan lokal.
Dalam arahannya, Nurlaili mengajak seluruh anggota DWP untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga kekompakan, dan saling mendukung dalam menjalankan peran sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama.
"Saya senang sekali bisa bertemu dan berkumpul bersama ibu-ibu DWP Aceh Jaya. Teruslah belajar, jangan ragu mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Keterampilan seperti ini bukan hanya menyenangkan untuk dipelajari, tetapi juga bisa menjadi peluang yang bermanfaat bagi keluarga. Yang paling penting, kita tetap kompak, saling menyemangati, dan terus membawa manfaat di mana pun kita berada," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi inisiatif DWP Aceh Jaya yang memadukan pembinaan organisasi dengan pelatihan keterampilan berbasis budaya lokal.
"Saya bangga melihat semangat ibu-ibu di sini. Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga ikut menjaga warisan budaya Aceh agar tetap dikenal dan terus dilestarikan," tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bidang Ekonomi DWP Kemenag Aceh, Rini Chandra, Ketua DWP Kemenag Aceh Jaya Ny Kamaliah Amirullah beserta wakil ketua Ny Nafisah Saifullah.
Usai sesi pembinaan, Ketua DWP Aceh turut mencoba secara langsung proses pembuatan Payung Kasab Aceh. Dengan penuh antusias, Nurlaili menjahit manik-manik menggunakan teknik sulam ablak dan merangkai benang gym pada payung bermotif Pucok Nilam. Aktivitas tersebut dipandu oleh dua anggota DWP Kemenag Aceh Jaya, Maina Royana dan Cut Silvia Riska, yang bertindak sebagai tutor dalam workshop.
Kamaliah menyampaikan rasa syukur atas kehadiran dan pembinaan yang diberikan Ketua DWP Kemenag Aceh. Menurutnya, perhatian tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh anggota untuk terus belajar dan mengembangkan organisasi.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur Ibu Ketua DWP Kemenag Aceh bisa hadir langsung di tengah-tengah kami. Nasihat dan semangat yang beliau berikan menjadi energi baru bagi kami untuk terus belajar, berkarya, dan membuat kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi seluruh anggota. Semoga silaturahmi seperti ini terus terjalin," ujarnya.
Ia berharap kegiatan pembuatan Payung Kasab Aceh dengan teknik sulam ablak dan benang gym bermotif Pucok Nilam dapat menjadi bekal bagi anggota DWP untuk terus mengembangkan kreativitas sekaligus menjaga kelestarian kerajinan khas Aceh Jaya.











