[Debarkasi Aceh | Amwar/Yakub] Alhamdulillah, Kloter 6 selamat mendarat meski dalam rintik-rintik hujan. Meski beberapa kawasan terus hujan dan kebanjiran, tapi landasan Bandara SIM tidak sampai kebanjiran.
Jika esok shubuh hujan lagi, maka Kloter 7, jamaah asal Banda Aceh, Ateng, Bener, Agara, Acut, dan Simeulue, harus mendarat dan turun di bawah payung. Kloter 7 insya Allah meninggalkan Jeddah pukul 1830 WAS (Senin, 3/11), dan tiba pagi pukul 16.15 WIB (Selasa, 4/11).
Dan, Senin shubuh (3/11), jamaah asal Bireuen, Aceh Besar, Kota Banda Aceh tiba, pukul 04.30 WIB. Berangkat dari Jeddah pukul 16.45 WAS (Ahad, 2/11).
Jumlah jamaah yang berangkat pada 25 September silam, 439 jamaah (laki-laki 164, perempuan 275). Sementara yang pulang 438 jamaah (163 laki-laki, dan 275 perempuan).
Jamaah berangkat dulu, dari Bireuen 273 jamaah, Aceh Besar 94, Kota Banda Aceh 67, dan petugas lima (foto). Sementara yang kembali 271 jamaah asal Bireuen, 94 asal Banda, dan 67 asal Abes, plus petugas.
Jamaah meninggal dalam Kloter ini, alm H Muhammad Tahir Zainal, asal Bireuen.
Sampai kini, jumlah jamaah yang telah tiba di Tanah Air, asal Aceh, sebanyak 2.625 jamaah, laki-laki 1.039 dan perempuan 1.586. Demikian laporan rutin dari Humas Debarkasi Haji Prov Aceh, H Akhyar SAg MAg, yang juga Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Aceh.
Kloter 6 yang masuk di dalamnya Kakankemenag Bireuen, Drs H Maiyusri (Karom 1), diketuai Kasubbag TU-nya H Ismuar SAg (sebagai TPHI, Tim Pemandu Haji Indonesia).















