[Redelong | Yusra] 20/12/2014 Bertempat di hotel Linge Land Takengon, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih Takengon menyelenggarakan seminar yang mengambil tajuk “Aktualisasi Budaya Gayo Dalam Pendidikan”. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari sabtu/20 Desember 2014 ini dalam rangka menyongsong Hari Amal Bakti ke-69 Kementerian Agama RI.
"Seminar tersebut dihadiri oleh pejabat Kab. Aceh Tengah dan Kab. Bener Meriah. Anggota DPRK. Tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, Kepala Madrasah serta civitas akademik dan mahasiswa," kata Drs.H. Ibnu Hajar Laut Tawar, dalam ulasannya.
Mantan Sekda Aceh Tengah ini mengatakan budaya gayo saat ini telah sakit, maka harus dicari tahu apa penyakitnya untuk dapat dicari solusi dan obatnya. Lanjutnya, "Tingkat balita aktualisasi budaya gayo adalah dengan penanaman nilai agama melalui syair Gayo."
Untuk anak TK/RA diajarkan tutur gayo, untuk anak SMP/MTs diajarkan cerite atau kekeberen dengan mengambil pelajarannya, untuk SMA/MA diajarkan bahasa teknologi yang dipakai oleh Masyarakat Gayo.
Sementara tingkat perguruan tinggi diajarkan “melengkan”.
Seminar ini diharapkan dapat menghasilkan konsep teoritis dalam rangka mengaktualisasikan budaya gayo terutama dalam dunia pendidikan. [humaskemenagbm/y]










