[Asrama Haji Aceh | Zainal Arifin/Yakub] Menjelang masa operasional pemberangkatan Jamaah Calon Haji, Kementerian Kesehatan telah melakukan 3 (tiga) kali kunjungan sekaligus penilaian terhadap seluruh Asrama Haji Embarkasi yang ada di Indonesia termasuk Asrama Haji Embarkasi Aceh.
Penilaian tersebut sangat terkait dengan kesiapan masing-masing Asrama Haji guna menyambut kedatangan tamu Allah.
Terdapat 5 (lima) indikator yang menjadi penilaian meliputi kesehatan lingkungan Asrama Haji, penyehatan sanitasi air, pengelolaan limbah, pengendalian vektor, dan pengawasan jasa boga.
Berdasarkan penilaian Tim yang dibentuk oleh Kementerian Kesehatan RI Jakarta, Asrama Haji Embarkasi Aceh memproleh nilai rata-rata 78,40 dengan keterangan Baik.
Sedangkan Asrama Haji Embarkasi lainnya, Embarkasi Medan nilai rata-rata 72,32 dengan keterangan Cukup; Embarkasi Padang 82,76 (Baik); Embarkasi Batam 92,12 (Baik Sekali); Embarkasi Palembang 74,54 (Cukup).
Selanjutny Embarkasi Jakarta 84,86 (Baik); Embarkasi Bekasi 82,54 (Baik); Embarkasi Balikpapan 78,98 (Baik); Embarkasi Solo 80,85 (Baik); Embarkasi Surabaya 81,2 (Baik); Embarkasi Makassar 67,2 (Cukup), Embarkasi Banjarmasin 76,96 (Baik); dan Embarkasi Lombok 87,8 dengan keterangan Baik Sekali.
Penilaian tersebut tertuang dalam surat Menteri Kesehatan RI Nomor Hj.03.01/XIII/1729/2014 tertanggal 23 September 2014 tentang Penilaian Tahap I, II dan III Asrama Haji 2014. Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa seluruh Asrama Haji telah melakukan perbaikan sesuai rekomendasi Tim Kesehatan Kementerian Kesehatan dan meminta agar kondisi tersebut dapat dipertahankan hingga akhir Debarkasi (pemulangan).
[foto: suasana jch kloter 2 di teras aula mudzalifah, 20 september, foto: yakub]













