
Kantor Kementerian Agama Kota Sabang melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) melaksanakan peninjauan lapangan ke TPQ Al Hajirin yang berlokasi di Tanoh Buju, Gampong Cot Ba’U, Kamis 20 November 2025. Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Seksi PD Pontren Masri SAg bersama para staf.
Dalam kunjungan ini, tim melihat proses pembelajaran yang diikuti oleh 63 santri dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA. Kegiatan belajar dilaksanakan setiap hari selepas salat Ashar hingga malam, dengan materi meliputi Iqra, Al-Qur’an, serta kitab-kitab dasar seperti akhlak, taharah, dan doa sehari-hari.
Pimpinan TPQ, Ummi Nurlaila, turut menyampaikan kondisi TPQ Al Hajirin yang masih menghadapi sejumlah keterbatasan sarana pembelajaran. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar kitab Iqra dan Al-Qur’an yang digunakan santri sudah dalam kondisi lusuh dan perlu diganti.
Kepala Seksi PD Pontren, Masri SAg, menyampaikan apresiasi atas semangat para pengelola lembaga pendidikan keagamaan di Kota Sabang yang semakin aktif mengurus perizinan. “Sebuah hal yang menggembirakan bahwa semakin hari semakin bertambah lembaga TPQ, Diniyah, dan Pesantren yang bersemangat mengurus permohonan perizinan pada Kementerian Agama Kota Sabang,” ungkapnya.
Masri menegaskan bahwa izin operasional yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama memberikan pengakuan resmi terhadap kredibilitas sebuah TPQ sekaligus membuka peluang besar untuk memperoleh bantuan pemerintah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga amanah orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada para ustaz dan pengelola TPQ.
“Kami berharap TPQ Al Hajirin dapat menjaga kepercayaan para orang tua dengan mengajarkan Al-Qur’an dan ilmu-ilmu agama dengan sungguh-sungguh. Ketika orang tua menitipkan anaknya di sini, maka Allah telah memberikan keistimewaan dan keberkahan bagi TPQ ini,” tuturnya.[]