Banda Aceh (Inmas)---Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs H.M.Daud Pakeh membuka Sosialisasi Pembentukan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Masjid Angkatan II di lingkungan Kanwil Kemenag Aceh sekaligus melaunching Proyek Perubahan (Proper) Peningkatan Kualitas Pengelola Wakaf di Aceh yang merupakan Proper Diklat PIM III Kabid Penaiszwa Drs Azhari, di aula Kanwil, Banda Aceh, Sabtu (19/5).
Dalam sambutannya Kakanwil mengatakan estetika akhlak sangatlah penting dalam mengelola dan memakmurkan masjid.
Kakanwil juga menceritakan tentang pengalamannya ketika berkunjung ke Yogjakarta beberapa waktu lalu, yaitu ketika mengunjungi sebuah mesjid bersejarah di daerah tersebut bernama Masjid Jogokariyan, "Saya sangat salut melihat tatacara penerapan pengelolaan manajemen masjid pada masjid tersebut yang belum pernah diterapkan di masjid-masjid di daerah lainnya termasuk di Aceh," ungkap Kakanwil.
Dikatakan Kakanwil, meski masjid Jogokariyan tergolong dalam pengelolaan manajeman mesjid di Indonesia untuk kelas manajemen masjid kampung, dengan perencanaan yang matang, masjid Jogokariyan mampu menerapkan pengelolaan manajemen modern.
"Mesjid Jogokariyan mengajarkan kepada umat Islam di Indonesia, sesuatu yang dikelola dengan apik dapat menghasilkan karya yang hebat, bukan soal bangunan yang mewah, tapi pengelolaan masjidnya yang handal dan terpercaya," ujar kakanwil.
"Kami berharap tatacara pengelolaan manajemen masjid Jogokariyan dengan berbagai sosialisasi menjadi contoh bagi pengurus masjid di daerah kita dalam mengelola dan mengembangkan mesjid untuk menjadi lebih baik lagi terutama dalam pengelolaan zakat dan wakaf," lanjut Kakanwil.
Kakanwil juga mengatakan bagi masjid-masjid yang belum memiliki sertifikat untuk segera mengurus dan menyelesaikan sertifikatnya, "Pengurusan dokumen masjid penting sebagai upaya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ke depannya, misalnya gugatan tanah bangunan," sebutnya.
Lewat UPZ inilah kita dapat mengurus Zakat, Wakaf dan Infak menjadi lebih baik, semoga masjid kita tetap makmur, masjid kita tetap dipenuhi dengan jamaah tiap harinya, tutup Daud Pakeh.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 pengurus masjid, 15 peserta dari Kabupaten Aceh Besar dan 15 peserta dari Kota Banda Aceh.
Sosialisasi Pembentukan UPZ Masjid angkatan pertama telah dilakukan di tempat yang sama, Selasa (17/4/2018) lalu.
Turut hadir pada kegiatan itu, Kabag TU H Saifuddin SE, Para Kabid dan Kakankemenag Aceh besar.[]









