Banda Aceh (Inmas)---Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Aceh menggelar rapat kerja evaluasi pelaksanaan anggaran triwulan I tahun anggaran 2018 di aula Kanwil DJPb Aceh, Banda Aceh, Rabu (11/4).
Pertemuan tersebut dihadiri Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh dan Kepala Kanwil DJPb Zaid Burhan Ibrahim, SE, MT, serta turut hadir juga Kabag TU Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Asy'ari, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan, H Saifuddin, SE dan beberapa pejabat DJPb.
Pada rapat itu Kakanwil mengatakan kegiatan tersebut sangat penting bagi Kementerian Agama Aceh.
"Pertemuan kita hari ini sangat penting dalam rangka menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama dan untuk perbaikan lembaga," ungkap Kakanwil.
Kita juga akan lakukan evaluasi dengan semua satker daerah, karena di daerah masih terasa berat pada sisi pencairan dan pelaporan keuangan, lanjut Kakanwil.
"Dalam proses pelaksanaan anggaran, kami harapkan ada matrik dalam rensta pencairan kepada semua satker di bawah Kemenag. Yang kami lakukan awal tahun supaya semua satker melakukan tela'ah DIPA, termasuk yang perlu disesuaikan ketika ada hal yang tidak relevan, sehingga tidak ada revisi pada akhir tahun, semua kegiatan dikerjakan secara ril," ujarnya.
Kakanwil juga menyebutkan hal tersebut dilakukan supaya SPM tidak bertumpuk di akhir tahun.
"Realisasi anggaran pada triwulan pertama di Kemenag Aceh mencapai 16 persen, ini penting untuk dijaga dan kami tingkatkan," sebut Daud Pakeh.
Sementara Kepala Kanwil DJPb merasa terharu dan berbahagia dengan kehadiran orang nomor satu di Kemenag Aceh tersebut.
"Kemenag Aceh punya banyak Satker. Kita sangat perhatian dengan Kemenag. Sungguh kebahagiaan kami Bapak Kakanwil berhadir di tengah kami, masukan dari Bapak tentang APBN Kemenag sangat kami harapkan," ungkap Zaid Burhan.
Ia juga mengatakan bahwa hubungan antara kedua lembaga tersebut selama ini terjalin dengan baik.
"Hubungan kita selama ini sangat baik, harapannya bisa kita pertahankan. Kami komitmen mensupport Kemenag Aceh, baik utuk pencairan dan revisi," ucap Zaid Burhan.
Menurut Kepala Kanwil DJPb, nilai indikator kinerja anggaran, sangat dipengaruhi oleh kemenag, ketika rendah serapan anggaran di Kemenag akan rendah pula terhadap anggaran provinsi.
"Kami punya 7 KPPN di daerah, kalau ada kendala-kendala di daerah, bisa dilaporkan ke kami. Moga anggaran kita dapat kita realisasikan dengan maksimal," tambah Zaid Burhan.[]









