[Kanwil |MEUREUDU | Amwarcitra] Luapan Krueng Meureudu akibat guyuran hujan deras , Kabupaten Pidie Jaya yang terjadi sejak pukul 18.00 WIB, Jumat (21/11) merendam sejumlah madrasah di sepajang aliran sungai tersebut.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Drs. H.Ibnu Sa’dan, M.Pd didampingi Kasie Pendidikan Islam Kemenag Pidie Jaya Drs.H.Zakaria dan para kepala Madrasah serta Komite langsung turun ke lokasi memantau sejumlah madrasah yang terkena musibah banjir, Minggu (23/11).
MIN Kuta Simpang Desa dayah kluet kec meurah dua, MTsS Meurah Dua, MIN Meureudu dan MTsS Tgk Chik Pante Geulima yang dikunjungi kakanwil memprihatinkan, lantai tertimbun lumpur, mobiler rusak, buku buku yang rusak bahkan dokumen dokumen juga ikut terendam.
Disela sela pantauannya Kakanwil meminta kepada Para Kepala Madrasah untuk tetap bersemangat dan komunikasikan dengan Komite untuk turun bergotong royong membersihkan madrasah. “Komunikasikan hal ini dengan komite, mari bersama sama membersihkan madrasah, bergotong royong dengan siswa siswi madrasah.” pesan Kakanwil.
lanjut dari itu kakanwil memerintahkan kepada Kasie Pendis Kakankemenag Pijay untuk segera membuat laporan tertulis disertai foto foto ke Kanwil untuk dapat diteruskan ke Kementerian Agama Pusat. “Segera kirimkan laporan tentang musibah banjir ini secara tertulis dengan disertai foto foto,” perintah kakanwil.
Kakanwil dalam kesempatan tersebut juga menyempatkan untuk mengunjungi MAN Trieng Gadeng, yang dalam kunjungan tersebut pihak Madrasah mengatakan kepada Kakanwil bahwa Madrasah membutuhkan pagar.

















