Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr H Zulkifli SAg MPd mendukung penuh pelaksanaan Seleksi Wawancara Calon Peserta Program Sekolah Guru Indonesia (SGI) Angkatan 53 yang difasilitasi di Aula Kantor Kemenag Bireuen, Sabtu, 25 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama Kabupaten Bireuen dalam mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru madrasah sebagai ujung tombak peningkatan mutu pendidikan.
"Kita tentu senang melihat guru-guru di Bireuen punya semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Kesempatan seperti ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin, karena ilmu dan pengalaman yang didapat nantinya akan kembali dirasakan oleh siswa dan madrasah," ujar Zulkifli.
"Saya berharap siapa pun yang nanti terpilih bisa mengikuti seluruh proses dengan sungguh-sungguh. Jangan berhenti setelah selesai pelatihan, tapi bawa pulang ilmu dan praktik baiknya untuk diterapkan di madrasah, lalu dibagikan juga kepada rekan-rekan guru lainnya," tambahnya.
Sebanyak 39 pendidik dari 13 sekolah dan madrasah di Kabupaten Bireuen mengikuti seleksi wawancara Program Sekolah Guru Indonesia (SGI) Angkatan 53. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB tersebut dipusatkan di Aula Kemenag Bireuen. Peserta terdiri atas guru-guru dari madrasah ibtidaiyah di bawah binaan Kementerian Agama serta sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Bireuen.
Seleksi dilaksanakan melalui sesi wawancara tatap muka yang dibagi ke dalam tiga panel dengan fasilitator Guru Abdullah, Guru Ferdi, dan Guru Maulizar. Masing-masing peserta dinilai berdasarkan komitmen, kepemimpinan, dedikasi, serta kesiapan mengikuti seluruh rangkaian pembinaan dalam Program Sekolah Guru Indonesia.
Adapun peserta berasal dari MIN 10, MIN 15, MIN 18, MIN 22, MIN 29, MIN 42, MIN 43, MIN 44, MIN 48, MIN 52 Bireuen, serta UPTD SDN 14 Juli, UPTD SDN 27 Peusangan, dan UPTD SDN 5 Kutablang. Pelaksanaan seleksi di Aula OP Room Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen juga menjadi wujud sinergi antara Kementerian Agama, penyelenggara program, dan satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas guru di Kabupaten Bireuen.
Program Sekolah Guru Indonesia (SGI) merupakan program pengembangan guru yang diprakarsai oleh Great Edunesia bersama Dompet Dhuafa. Melalui program tersebut, para guru dibekali penguatan kompetensi, kepemimpinan, serta kemampuan menghadirkan pembelajaran yang inovatif di satuan pendidikan masing-masing.
Kemenag Bireuen berharap semakin banyak guru madrasah yang memperoleh kesempatan mengikuti program-program pengembangan kompetensi serupa. Dengan guru yang terus belajar dan berkembang, diharapkan kualitas layanan pendidikan madrasah di Kabupaten Bireuen akan semakin meningkat dan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta berakhlak mulia. []












