Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur, Saiful Bahri SPdI MPd, meninjau pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang pertama di MAS Madat dan MAN 4 Aceh Timur, Selasa, 27 Oktober 2026.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tepat pukul 07.30 WIB, Saiful Bahri bersama jajaran Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) yang dipimpin Sadli SPdI bergerak menuju sejumlah titik lokasi pelaksanaan TKA pada madrasah aliyah negeri dan swasta di Kabupaten Aceh Timur.
Dalam peninjauan tersebut, Kakankemenag Aceh Timur memantau kesiapan pelaksanaan ujian, kondisi peserta, serta kelancaran proses pelaksanaan TKA di masing-masing madrasah.
Dalam keterangannya, Saiful Bahri menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari upaya memastikan pelaksanaan TKA berlangsung dengan baik sehingga peserta didik dapat mengikuti ujian secara nyaman dan optimal.
“Pelaksanaan TKA harus berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan baik, penuh konsentrasi, serta menjunjung tinggi kejujuran dan integritas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pihak madrasah agar terus memperhatikan kesiapan teknis dan memastikan seluruh tahapan pelaksanaan ujian berjalan sesuai prosedur.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Aceh Timur, Sadli SPdI, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dan pemantauan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan TKA di seluruh madrasah yang menjadi lokasi ujian.
Menurutnya, kesiapan panitia, sarana dan prasarana, serta kedisiplinan peserta menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan ujian yang tertib dan optimal.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak madrasah untuk memastikan seluruh proses pelaksanaan TKA berjalan sesuai ketentuan. Harapannya, tidak ada kendala berarti sehingga peserta dapat mengikuti ujian dengan lancar,” ungkap Sadli.
Melalui peninjauan tersebut, Kemenag Aceh Timur berharap pelaksanaan TKA gelombang pertama di madrasah aliyah negeri maupun swasta dapat berlangsung sukses serta mendukung evaluasi kemampuan akademik peserta didik secara objektif dan akuntabel.[]












