Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tamiang, H Salamina SAg MA menekankan bahwa Olimpiade Madrasah (OMI) penting untuk membangun generasi madrasah yang unggul, berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Hal tersebut disampaikan secara resmi saat membuka OMI Tahun 2026 di MAN 2 Aceh Tamiang, Senin, 7 September 2026.
Mengikuti waktu pelaksanaan secara nasional, elaksanaan OMI tingkat kabupaten Aceh Tamiang berlangsung selama 3 hari yaitu tanggal 7–9 September 2026 bertempat di MAN 2 Aceh Tamiang.
Penyelenggaraan OMI tahun ini diikuti sebanyak 311 peserta dari kabupaten Aceh Tamiang mulai jenjang MI, MTs, hingga MA dan jumlah tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
Salamina mengatakan bahwa tahun ini, OMI mengusung tema "Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju."
Ia mengajak para siswa memadukan keimanan, ilmu pengetahuan, teknologi, kepedulian lingkungan, serta inovasi karena Islam mengajarkan pentingnya menuntut ilmu dan berpikir kritis.
Salamina berpesan agar seluruh peserta berkompetisi secara sungguh-sungguh karena OMI merupakan salah satu tiket jalur prestasi ke perguruan tinggi.
“Berlombalah dengan sungguh-sungguh, karena bagi siswa yang berhasil pada ajang OMI, maka akan mendapatkan tiket masuk ke perguruan tinggi yang berkualitas melalui jalur berprestasi,” pesannya.
Lebih lanjut, Ia juga mengucapkan terima kasih kepada madrasah yang telah mengikutsertakan siswa-siswa untuk mengikuti OMI dan mendorong peserta didik untuk berprestasi.
"Soal-soal pada ajang OMI yang diujiankan tidak hanya mengukur ilmu umum, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai dan bahasa agama, " imbuhnya.
Salamina berharap, pelaksanaan OMI di kabupaten Aceh Tamiang berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan serta sinergi antara madrasah, panitia dan pengawas terus diperkuat untuk mendukung kelancaran kegiatan.[]













