Idi (Irfan) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur secara resmi menutup Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Kabupaten Aceh Timur di MTsN 2 Atim, Sabtu (12/05) sore.
Dalam penutupan tersebut turut hadir Kasubbag TU H Aqly SAg MH.Kasi Penmad Mulkan sidamanik S.Sos.I MA Ketua Panitia Munawir Abdullah S.Sos.I, Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah, Pendamping siswa siswi Madrasah dan wali siswa.
Sebelum Kakankemenag Atim menutup KSM tersebut terlebih dahulu panitia mengumumkan juara-juara dalam Kompetisi tersebut dan penyerahan piala kepada peserta kemudian Kakankemenag secara resmi tutup Kompetisi Sains Madrasah yang di laksanakan Tingkat MI,MTS,MA.
Dalam penyampainnya Kakankemenag mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas penyelenggaraan KSM ini.
Madrasah merupakan institusi pendidikan yang tumbuh dan berkembang jauh sebelum Indonesia merdeka. Komitmen dan dedikasinya dalam memperjuangkan Indonesia merdeka tidak terbantahkan," kata H Marzuki.
Menurut H Marzuki, keberadaan madrasah mengalami transformasi dalam arus utama sistem pendidikan nasional. "Madrasah menjadi salah satu sistem yang sangat penting dalam pendidikan nasional," ujarnya.
Ia juga menambahkan Bahwa yang mendapatkan juara 1 berhak mewakili Aceh Timur untuk mengikuti KSM di Tingkat Provinsi Aceh.
Perhelatan KSM tingkat Kabupaten Atim Tahun 2018 di MTsN 2 Atim dan MAN 1 Aceh Timur mempertandingkan 8 bidang pelajaran mata pelajaran Matematika dan IPA untuk tingkat MI,untuk tingkat MTs Matematika,IPA dan Mata pelajaran IPS, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi Geografi dan matematika untuk tingkat Madrasah Aliyah . KSM diikuti 391 peserta, yakni Perwakilan siswa-siswi se madrasah Atim dan perwakilan siswa dan siwi SD ,SMP dan SMA se-Atim.papar H marzuki
H Marzuki berharap muda-mudahan ada yang mewaki Aceh Timur ketingkat Nasional "kalau Ke Provinsi Aceh sudah pasti, ini saya minta tidak banyak Minimal cukup satu saja bisa mewakili Aceh Timur ke Nasional nanti di Bengkulu," harapnya










