Kabid Penaiszawa: Mari Bekali Diri dengan Amal Saleh dan Sedekah Jariah

Inmas Aceh
Inmas Aceh
Author18 Januari 2021
Kabid Penaiszawa: Mari Bekali Diri dengan Amal Saleh dan Sedekah Jariah

Banda Aceh (Humas)---Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf (Kabid Penaiszawa) Drs H Azhari, mengajak jajaran Kemenag, bersama umat, bisa terus selalu merenungi dan cerdas memahami, di balik setiap musibah yang kerap terjadi.

Dalam amanat apel pagi, Azhari mengaitkan musibah yang Allah timpakan pada umat ini, di berbagai kawasan, dengan ajal, dan persiapan kita seusai maut.

"Di antara persiapan kita, selaku bagi umat beragama ialah dengan mempersiapkan diri, sebagai bekal menuju akhirat, dengan amal saleh ('amal shalih) dan sedekah jariah, yang terus mengalir bagi hamba di alam akhirat, yang disebut wakaf," jelasnya dalam apel di halaman Kanwil, Senin (18/1/2021).

Dikabarkannya, beberapa waktu lalu, Menteri Agama telah meluncurkan (launching) program wakaf uang.

"Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh telah setahun lalu melaunching program wakaf uang ini, dan tahun ini akan diperbaharui peluncurannya," sebut Azhari di depan Kabag TU, para Kabid, para Pembimas dan peserta apel.

Bahwa Kanwil akan memperkuat komitmen wakaf ini, nanti akan dipublikasikan lagi pola dan teknisnya. Maka bagi siapa yang belum ambil bagian, selama ini, bisa berpartisipasi dalam program sedekah jariah ini nantinya.

Mungkin wakaf uang itu, Rp 10 ribu per bulan, bisa juga. Juga bisa dengan menyalurkan ke nomor rekening nantinya.

Kabid Penaiszawa jelaskan, bahwa dalam waktu dekat kita akan adakan perluasan Mushalla Al-Ikhlash. Maka diharapakan partisipasi jajaran dalam kesempatan baik ini.

"Mungkin Bapak dan Ibu ada kemudahan untuk menyumbangkan 10 zak semen misalnya, atau lebih banyak lagi silakan," ajaknya.

"Konon lagi mushalla ini dimanfaatkan untuk pelaksanan ibadah. Jika digunakan untuk ibadah, maka pahala ibadah itu, selain bagi pelaksana ibadah dan penyumbang juga, sampai kiamat," imbuhnya.

Kutip Azhari lagi, dari isyarat Rasulullah SAW, bahwa jika sebuah program yang baik kita cetuskan dan kita terus praktikkan, lalu diikuti oleh orang lain, dan orang lain setelahnya, maka pahala orang yang mengikuti setelah kita itu pun, mengalir kepada kita.

"Pahala anak didik misalnya, terus mengalir pada pendidiknya," contohnya.

Kabid Penaiszawa lanjutkan, bahwa wakaf tunai, wakaf uang, wakaf produktif, dan wakaf-wakaf lainnya telah lama kita di Aceh mengenalnya. Sudah banyak diamalkan olah umat Islam.

Akhirnya, Azhari mengajak jajaran mari kita galakkan dan ikut berwakaf (sedekah jariah).

"Saat kita meninggal, dan kita usung ke kuburan, semua akan hilang kecuali yang kita sedekahkan. Anak istri akan kembali ke rumah, harta dan jabatan akan diambil orang, dan amal shalih saja yang ikuti kita," kutipnya. 

"Sebentar lagi kita akan meninggal, tapi tanggalnya saja yang belum tahu," ingatnya.

"Musibah kini pun datang bertubi, pesawat jatuh, gempa, banjir, rob, tanah longsor, lahar gunung, dan lainnya, semua itu tanda-tanda kekuasaan Allah, bagi kita yang mau berpikir," pungkasnya dalam apel dengan cuaca yang agak berawan itu.[]

Layanan
iduladha26
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh