Yogyakarta (Inmas)---Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Asy'ari mengharapkan apa yang telah didapati selama rakor agar dapat diimplementasikan di tempat kerja masing-masing.
Hal tersebut disampaikan Kabag TU ketika menutup Rapat Koordinasi Penyusunan dan Pembahasan Rencana Kerja Anggaran Satuan Kerja (RKA-SK) Kanwil Kemenag Aceh tahun 2019 di Ros In Hotel, Yogyakarta, Kamis (22/3) malam.
"Apapun yang telah diterima selama rakor, apa yang disampaikan pemateri moga dapat menjadi semangat, manfaat dan pemahaman bagi kita semua, mari kita adopsi semua pengalaman dari mereka tersebut dan diterapkan di daerah masing-masing," harap Kabag TU dihadapan para Pejabat Kemenag Aceh.
Ia juga mencontohkan ketika kunjungan untuk melihat manajemen pengelolaan masjid ke Masjid Jogokarian Yogyakarta.
"Banyak hal yang kita dapatkan dari pengelolaan di Masjid Yogokarian, banyak hikmah yang dapat kita petik. Mereka punya database yang lengkap, mereka juga punya perencanaan yang lengkap terhadap kegiatan dengan perencanaan yang matang, sebab itu begitu pentingnya perencanaan," ucapnya.
Maka kehadiran kita disini, seperti selama ke masjid dapat kita rasakan apa yang mereka lakukan. Padahal yang mereka urus adalah masyarakat, tidak terstruktur dan tidak terorganisir, namun mereka mampu menatanya dengan baik, sebagai tindak lanjut perencanaan, tambahnya.
Oleh karena itu, banyak sasaran yang belum dapat kita capai untuk kembali kita evaluasi.
"Adopsi dari pengalaman itu, kita juga harus mampu melaksanakan perencanaan dengan menginput data yang kuat dan akurat," ucapnya.
Melalui Sidangcana kita dapat mengetahui apa yang akan kita lakukan berdasarkan data, pungkasnya lagi.
Ia mengajak semua peserta rakor tersebut untuk menyempurnakan tugas dan fungsi untuk menjadi lebih baik.
"Nampakkanlah kekompakan, buktikan dalam kerja kita keseharian, wujudkan dengan sistem data yang akurat, marilah bekerja ketika ada amanah yang diberikan, dengan selalu mau mengevaluasi kinerja dan hasilnya," sebut Asy'ari.
Semoga dengan adanya rakor ini, program Direktif Menteri Agama dapat singkron dengan kegiatan kita di tingkat Provinsi dan Kabupaten/kota. Tahun ini seluruh provinsi harus launching PTSP paling lambat september 2018 dalam rangka menjawab kebutuhan pelayanan kepada masyarakat, tutup Asy'ari.
Sidangcana merupakan singkatan dari Sistem Data Anggaran dan Perencanan. Sidangcana adalah aplikasi pendataan atau formulir komunikasi interaktif berbasis web (online) yang dilauching Kakanwil Kemenag Aceh awal 2016 lalu.
RKA-SK tersebut dibuka Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh, Selasa (20/3) dan diikuti 100 peserta yang terdiri dari Kabid dan Kasubbag di lingkungan Kanwil Kemenag Aceh, Kakankemenag Kabupaten/Kota bersama masing-masing Jabatan Fungsional perencanaan di masing-masing Satker.
Seperti diberitakan, peserta RKA-SK juga melakukan studi banding Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) ke Kanwil Kemenag Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kankemenag Kab. Bantul.[]









