[Takengon | Darmawan/Ahmad] Pendidikan di madrasah memiliki kekhasan dibanding dengan pendidikan di sekolah, kekhasan itu adalah adanya pelajaran agama yang lebih banyak serta terperinci disamping tetap mempelajari pelajaran umum sebagaimana dipelajari di sekolah. Sehingga siswa madrasah memiliki kelebihan dan memiliki karakter keagamaan yang baik. Demikian dikatakan Sugiyani sekretaris Komite MTs Negeri Jagong pada acara pelepasan siswa kelas IX hari Selasa 12/5 yang diadakan di halaman madrasah.
“Saya berharap kepada para siswa yang telah tamat dari madrasah ini untuk terus menjaga karakter keagamaan dalam perilaku kesehariannya sekalipun tidak belajar di madrasah ini lagi,” harap Sugiyani yang juga merupakan Imam Kampung Jeget Ayu.
Kemudian Istiqamah, S.PdI mewakili para guru memberikan pesan kepada para siswa. Ia menekankan perlunya siswa untuk menanamkan rasa malu, katanya: “Rasa malu adalah penghalang untuk berbuat buruk, dan pendorong untuk berbuat baik, tanamkan rasa malu ini dalam pergaulan, di tangan kalian sekarang telah digenggam teknologi yang canggih, pergaulan semakin luas dan tak terbatas dengan media sosial, disitu kalian bisa melakukan apa saja, jika kalian tidak punya rasa malu lakukan sesukanya, tapi ingat nabi kita mengatakan bahwa malu adalah sebagaian dari iman, dan Allah telah berfirman dalam surah Al Fusilat ayat 40:
"Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik, ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat? Perbuatlah apa yang kamu kehendaki; Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan,” ujar dan kutip guru matematika dengan suara bergetar dan diiringi airmata.
Dan banyak para siswa, wali murid dan guru ikut meneteskan airmata. Pada tempat yang sama, Sardiono, S.Pd mewakili wali murid kelas IX pada sambutannya mengatakan bahwa MTs Negeri Jagong telah banyak kemajuan, namun demikian ia berharap madrasah untuk terus meningkatkan pelayanan yang lebih baik.
“Teruslah untuk memberikan pendidikan yang berkualitas, berikan sesuai dengan standar pelayanan minimal, apalagi madrasah ini sekarang terus mengalami peningkatan jumlah peminat yang ingin masuk, “ujar Sardiono yang pernah berbakti pada madrasah ini saat tahun 1994-an dan sekarang bertugas di SDN 2 Jagong.
Sebelumnya, Kepala MTs Negeri Jagong Ahmad Dardiri, MA dalam sambutannya mengatakan bahwa kelulusan siswa sekarang ditentukan oleh madrasah melalui rapat dewan guru setelah nilai UN diterima. “Jadi bila nanti nilai UN sudah diterima kami akan rapat untuk menentukan kelulusan,” ujarnya.
Kemudian Ahmad berharap kepada para siswa yang akan tamat untuk terus melanjutkan belajarnya, jangan puas hanya tamat MTs, teruslah terbang ke mana kalian suka untuk meraih cita cita kalian, katanya lagi.Acara pelepasan siswa ini dihadiri para orangtua wali kelas IX, para guru dan seluruh siswa kelas VII dan VIII. Pada akhir acara siswa saling bersalaman dengan dewan guru dan makan bersama diiringi hiburan tarian dan nyanyian dari para siswa madrasah. [yyy]













