Ibadah Puasa Korelasinya dengan Lima Budaya Kerja

Inmas Aceh
Inmas Aceh
Author03 Juli 2015
Ibadah Puasa Korelasinya dengan Lima Budaya Kerja

[Karang Baru Muhammad Sofyan] “Saya akan menceritakan kisah seorang sahabat Rasulullah SAW, ketika ia akan wafat ia mengucapkan tiga kalimat; “Andai lebih jauh lagi, andai sehelai lagi, andai lebih banyak lagi,” ucapan ini disampaikan Salamina, MA Kakankemenag Tamiang dalam Tausiyahnya menjelang berbuka pada acara berbuka bersama keluarga besar Kankemenag Tamiang pada Kamis (2/7) di Aula Serba Guna Al-Ikhwan.

Sebelum Tausiyah tersebut terlebih dahulu diadakan penyantunan anak yatim dari masyarakat seputaran Kankemenag Tamiang. Penyantunan tersebut menggunakan dana yang dikumpulkan dari sumbangan seluruh insan Kemenag Tamiang.

Allah menghendaki ia tidak wafat pada saat itu, lalu sahabat-sahabatnya bertanya mengapa ia mengucapkan 'tiga andai' tersebut.

Ternyata menjelang ajal Allah tampakkan amalnya, lalu ia menceritakan mengenai 'andai yang tiga kali' ini.

Andai Pertama (Andai Lebih Jauh Lagi) pada suatu malam ia menjumpai orang buta yang tidak tahu lagi arah pulang ke rumahnya, lalu ia menuntunnya dan mengantarkannya tapi tidak sampai ke rumahnya hanya sampai pada persimpangan menuju rumahnya.

Pahala mengantarkan orang buta tersebut diperlihatkan kepadanya dan ia menyesal karena pahalanya hanya sebatas persimpangan itu, andai ia antar sampai ke rumah tentulah pahalanya lebih besar, makanya ia menyesal tidak mengantarkannya sampai ke rumah orang buta tersebut sehingga terucaplah kata “andai lebih jauh lagi”.

Andai yang kedua (Andai sehelai lagi); disuati malam ia berjumpa dengan orang yang kedinginan, ia buka jeketnya dan ia berikan kepada orang tersebut, Allah menunjukkan besarnya pahalanya karena memberikan jeket tersebut sehingga ia menyesal hanya memberikan satu helai baju, maka terucaplah kata “andai sehelai lagi” (tentulah pahalanya lebih besar lagi).

Andai yang ketiga (andai lebih banyak lagi); ia bertemu dengan seorang pengemis yang kelaparan dan ia memberikannya sepotong roti kepada pengemis itu, lalu Allah memperlihatkan juga balasan atas sedekahnya tersebut sehingga terucaplah kalimat “andai lebih banyak lagi” tentulah pahalanya akan jauh lebih banyak pula.

Kemudian Salamina menjelaskan bahwa akan timbul penyesalan-penyesalan karena sedikit ibadah, sehingga kita akan menyesali ibadah kita yang sedikit itu. Sehingga belia mengajak semua hadirin untuk memanfaatkan momen Ramadhan ini sebagai momen untuk meningkatkan ibadah kepada Allah.

Selanjutnya beliau mengaitkan lima budaya kerja Kementerian Agama dengan Ibadah puasa, “Bila kita implementasikan 5 budaya kerja tersebut dengan ibadah puasa sangat erat hubungannya” ujar beliau.

Pertama “Integritas” yaitu keselarasan antara hati, ucapan dan perbuatan. Hal ini tertuang dalam pelaksanaan ibadah puasa dimana seorang yang berniat puasa, ia menjaga puasanya.

Kedua “Inovasi” yaitu melakukan perbaikan terhadap sesuatu yang telah ada sambil melakukan kreasi baru. Dalam ibadah puasa juga ada bisa berinovasi dengan menambahkan ibadah-ibadah sunat lainya, tidak hanya ibadah wajib saja.

Budaya ketiga “Tanggung jawab” yaitu bekerja sesuai aturan dan tuntas, orang yang berpuasa punya tanggung jawab untuk memelihara diri dari hal-hal yang membatalkannya dan yang membatalkan pahala puasa.

Keempat “Keteladanan” yaitu keteladanan dalam sikap, perilaku dan perbuatan, demikian juga dengan orang yang berpuasa yang memiliki sifat ketaqwaan kepada Allah SWT.

Kelima “Profesionalitas” yaitu bekerja disiplin, kompeten, tepat waktu dengan hasil terbai, hal ini tercermin dalam ibadah puasa, orang yang berpuasa akan menahan dirinya sejak imsak dan hanya berbuka setelah tiba waktunya, ia tak akan berbuka di tengah jalan (sebelum waktu berbuka) tanpa 'uzur yang syar’i. [y]

Layanan
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh