Hidayati: Sampah juga Bisa Jadi Modul Pembelajaran Guru dan Melahirkan Nilai Seni

Inmas Aceh
Inmas Aceh
Author18 April 2017
Hidayati: Sampah juga Bisa Jadi Modul Pembelajaran Guru dan Melahirkan Nilai Seni

[Kota Langsa | Uci] Sampah bukanlah hal yang harus kita takutkan, melainkan dengan sampah kita dapat menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai tinggi. Hidayati Elvida, S. Pd I guru prakarya kelas II menjelaskan kepada murid bahwa kita dapat bersahabat dengan sampah sehingga dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna dan memiliki nilai lebih.

Pada pelajaran SBDP kelas II, bu Hidayati mngajarkan budaya cinta kebersihan kepada murid-muridnya. Anak di ajarkan untuk membuat sebuah lukisan dengan menggunakan sampah kering alam, seperti daun-daunan kering ataupun ranting-ranting pohon.

Dari hasil teori di kelas, dilanjutkan dengan memberi contoh secara praktek kepada seluruh murid, agar nantinya murid dapat berimajinasi sendiri terhadap prakarya yang mereka hasilkan dari sampah alam tersebut. Tema yang di berikan oleh bu Hidayati adalah bebas, sehingga apapun yang di buat oleh murid kelas II nanti nya merupakan hasil dari ide mereka sendiri.

Hasil dari prakarya murid kelas II ini akan di pamerkan di ruang kelas dengan tujuan memberi motivasi bahwasannya kita dapat bersahabat dengan sampah. (d/y)

Layanan
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh