[Ambon | Yakub] Sebelum lanjutkan acara Rapat Kerja (Raker) Pendidikan Agama Islam (PAI) se Aceh, di Kota Langsa (yang sedang digelar dalam beberapa hari ini), Kakanwil Kemenag Aceh Drs HM Daud Pakeh ikuti sejumlah acara di Ambon. Di antaranya Rapat Koordinasi (Rakor) Kakanwil se Indonesia, Selasa (6/10).
Setelah itu, Selasa malam (6/10), Kakanwil juga ikuti pembukaan acara Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XI Nasional di Ambon, malam Rabu (6/10). Pembukaan Pesparawi sendiri meriah, dan diawali dengan defille kontingen peserta dari 34 provinsi, termasuk Aceh, yang berjalan di hadapan Presiden Jokowi, yang berada di panggung kehormatan di Stadion Karang Panjang, Ambon. Juga hadir dalam acara ke 11 itu, Menag RI Drs H Lukman Hakim Saifuddin.
Sebelum ke Ambon, Kakanwil ikuti rangkaian acara HUTTNI ke 70 di Blang Padang Banda Aceh, dan siangnya Kakanwil baru bertolak ke Maluku, via Jakarta.
Selain Kasubbag Inmas Kanwil H Akhyar MAg, ikut antara lain Pembimbing Masyarakat Kristen Kanwil Kemenag Aceh Samarel Telaumbanua SPak. Perjalanan jauh ke timur nusantara terasa melelahkan, tapi rangkaian acara di Provinsi ‘Seribu Pulau’ dan di ‘Ambon Manise’ itu sukses juga.
Rakor sendiri digelar di Room Banda Hotel The Natsepa Ambon. Dari agenda itu antara lain dirumuskan beberapa hal yakni penyamaan persepsi terkait Asessment dan 'Diskusi Bersama' tentang masih rendahnya penyerapan anggaran.
Pertemuan tersebut dibuka oleh Kakanwil Kemenag Maluku, yang relatif muda, Fesal Musaad SPd MPd, selaku tuan rumah, sekaligus 'ucapan selamat datang' bagi seluruh Kakanwil di Ambon Manise yang mana pertemuan tersebut, di sela-sela Pesparawi XI.
Ketua Forum Kakanwil H Tarmizi Tohor, sampaikan dua hal pada sesi awal kegiatan, yang di sela itu juga ada foto bersama. Pertama, daya serap anggaran di setiap kanwil masih rendah, sehingga perlu adanya penyerapan anggaran yang lebih baik lagi dengan pertimbangan yang matang dan mengikuti regulasi yang ada sebagai payung hukum dalam mengambil kebijakan.
Dan kedua, adanya anggaran blockgrant (semacam dana sosial, bantuan langsung pendanaan, atau hibah) pada Pendis yang belum disetujui oleh Irjen, sehingga penyerapan anggaran menjadi terganggu. “Hal ini perlu menjadi perhatian serius bagi kita semua, agar dana seperti itu dapat disetujui segera dan dapat dilaksanakan dalam waktu dekat,” kata H Tarmizi.

Sekretaris Forum Kakanwil melanjutkan, soalan penyamaan posisi anggaran rutin dengan rutin Pusat dan sekarang banyak diikuti oleh Rektor Perguruan Negeri untuk penyamaan akun penggunaan anggaran.
“Buat panduan bantuan sosial berupa uang, dapat dilaksanakan secara dua kali tahapan. Pertama pemberian bantuan sebanyak 70% dari besar bantuan, dan kedua, 30% setelah pelaporan penggunaan uang bantuan telah selesai. Hal ini telah sesuai dengan PMA 168 tahun 2015,” jelas Sekretaris Forum Kakanwil.
Dilanjutkannya lagi, bagi para Kakanwil yang belum diaudit kinerjanya, maka siap-siap akan kedatangan tim Irjen pada bulan Desember. Kepada Kakanwil yang masih rendah audit kinerjanya akan dilakukan oleh tim investigasi.
Rakor digelar beberapa jam sebelum Presiden RI membuka acara Pesta Paduan Suara. Dan dua hari sebelum itu, secara teknis dan jadwal perlombaan nyanyian lagu-lagu gerejawi telah dimulai Senin (5/10).
Ada sekitar empat mata lomba yang akan digelar dan dilombakan adapun kategori lombanya antara lain, Lomba Paduan Suara Wanita, Lomba Paduan Suara Anak, Vokal Grup, dan Solo Anak Usia 7 – 9 Tahun.
Sesuai jadwal, perlombaan dimulai pukul 08.30 WIT hingga selesai dan penempatan tempat lomba antara lain: Paduan Suara Wanita bertanding di Taman Budaya Karang Panjang; Paduan Suara berlangsung di Gedung Siwalima Karpan, Vokal Grup di Gedung Oikumene, dan Solo Anak Usia 7-9 tahun, bertempat di Gedung Fransiskus Xaverius, Ambon. [maluku.kemenag.go.id]










