[Embarkasi Aceh | Muhammad Yakub Yahya] Meskipun tahun 1435 Hijriah ini, JCH (Jamaah Calon Haji) asal Kota Subulussalam dan Singkil yang berangkat via Sumatera masih ramai (hingga puluhan jamaah), tapi antusias warga untuk mendaftar lewat Kankemenag setempat, untuk terbang via Bandara SIM Aceh, kian tinggi.
Melihat data di kantor, misalnya dari Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kankemenag Kota Subulussalam, CJH (Calon Jamaah Haji), yang mendaftar kian banyak saja. Memang tahun lalu jamaah yang diantar dari Bumi Abdurrauuf As-Singkli, sangat minim, dibawah 7 orang. Namun mulai tahun ini, dan lama-lama kian banyak juga.
“Ini berkat dukungan dan sosialisasi kita bersama,” jelas Kasi PHU Kankemenag Kota Subulussalam, Rizal Mulyadi MA, di sela-sela pelepasan JCH Kloter 2 di Aula Utama, yang dimulai pukul 14.00 WIB.
“Patut kami laporkan, patut dicatat meski hanya 7 yang kami antar tahun ini, tapi antusiasme warga kami yang akan menunaikan ibadah haji lewat Embarkasi Haji Aceh kian menginggi,” sambung Tgk Rizal, yang dalam pelepasan juga hadir Kakanwil Kemenag Aceh, Drs Ibnu Sa’dan MPd juga Ketua DWP Hj Misnawati MAg, Kakankemena Nagan Raya Drs Julaidi Kasim, Kakankemenag Pijay Drs Iqbal M MAg, Kakankemenag Pidie Drs H Jakfar M Nur, dan para pejabat dari 4 kab/kota yang warganya masuk Kloter 2.
Dari ‘Kota Sada Kata’, diwakili oleh Walikota Subulussalam yang dalam hal ini diwakili Kadis Syariat Islam, Drs Usni Basyaruddin. Di samping diantar juga oleh Kakankemenag Kota Subulussalam Ris Rizalnas, SAg, dan Kasi PHU Rizal Mulyadi MA.
Setelah sesi pelepasan, JCH asal Kota Subulussalam, Nagan Raya, Pijay, dan Pidie, langsung makan malam, dan pukul 18.00 WIB langsung proses naik bus ke bandara. Take off pukul 22.00 WIB (Sabtu malam, 20/9).
Pelepasan sebelum ashar itu dilakukan Tgk Sarjani Abdullah (kab yang terbanyak jamaah), meski ada juga Bupati Pijay Tgk Aiyub Abbas, dan yang mewakili Walkot Subulussalam. [inmas-akhyar/amwar/ahsan/fajriah]















