Bunda Inklusi Kota Banda Aceh Perkuat Kompetensi Guru Madrasah melalui Workshop Madrasah Inklusif

Khusna Munawwarah
Khusna Munawwarah
Author24 Agustus 2026
Bunda Inklusi Kota Banda Aceh Perkuat Kompetensi Guru Madrasah melalui Workshop Madrasah Inklusif
Bunda Inklusi Ny. Rosnidar Salman menyampaikan sambutan.

Pendidikan yang inklusif tidak hanya membutuhkan kebijakan, tetapi juga guru yang mampu memahami setiap anak dengan hati dan strategi. Semangat tersebut menjadi landasan Bunda Inklusi Kota Banda Aceh, Ny Rosnidar Salman, yang menggelar Workshop Madrasah Inklusif bagi guru MIN se-Kota Banda Aceh di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh, Senin, 24 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kompetensi guru, khususnya Guru Pendamping Khusus (GPK), dalam mendampingi peserta didik inklusi. Para peserta mendapatkan penguatan pemahaman mengenai identifikasi serta penanganan anak inklusi agar kebutuhan mereka dapat dipahami dan mendapatkan perhatian yang sama dalam proses pembelajaran di kelas.

Workshop menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya, yaitu M Haikal MPsi, selaku CEO Scanidc Child Development Center sekaligus Psikolog Klinis Anak, dan Vima Sovia Azhari SPsi, yang merupakan Guru Pendamping Khusus (GPK).

Sebagai Bunda Inklusi yang juga Ketua DWP Kemenag Kota Banda Aceh, Ny Rosnidar Salman mengatakan workshop tersebut merupakan langkah awal untuk membangun pemahaman yang lebih baik bagi guru pendamping dalam menghadapi beragam karakter dan kebutuhan peserta didik.

“Workshop ini sebagai langkah awal untuk memberikan pemahaman bagi guru pendamping khusus tentang identifikasi dan penanganan anak inklusi, sehingga anak-anak tersebut mendapatkan perhatian yang sama dalam pembelajaran di kelas,” ujarnya.

Menurutnya, mendampingi anak inklusi tidak cukup hanya dengan memahami teori. Guru juga perlu memiliki strategi yang tepat sekaligus kepekaan dalam melihat kebutuhan setiap anak. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat berlangsung secara lebih ramah, adil, dan memberikan ruang bagi setiap peserta didik untuk berkembang.

Ny Rosnidar Salman berharap workshop tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan peningkatan kapasitas, tetapi dapat diteruskan dalam praktik nyata di madrasah masing-masing.

“Kami berharap dengan adanya workshop ini, guru pendamping khusus dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat hari ini di madrasah masing-masing,” harapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Banda Aceh, Syafruddin SAg MSi, serta Ketua FPMI Kota Banda Aceh, Dr Dahrina M SAg MA.

Melalui kegiatan tersebut, Bunda Inklusi mendorong madrasah di Kota Banda Aceh untuk terus memperkuat layanan pendidikan yang mampu merangkul setiap anak tanpa terkecuali.

Layanan
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh