
Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs H Azhari MSi lepaskan keberangkatan tim relawan ke daerah musibah, kawasan yang dilanda banjir dan tanah longsor, pagi Jumat, 5 Desember 2025.
Bersama tim relawan dari jajaran Kanwil dan Kemenag Banda Aceh, Kakanwil turut kirimkan sembako, paket bantuan korban bajiir dan longsor.
Ini pelepasan lanjutan setelah pekan lalu, selepas banjir besar, paket bantuan dan relawan juga telah dilakukan Kanwil Kemenag Aceh ke Pidie dan Pijay.
Paket bantuan ke pantai barat pun telah diberangkatkan beberapa hari lalu, bersama relawan.
Dalam arahan, Kakanwil sampaikan agar tim yang membawa bantuan dan relawan, bisa menyesuaikan diri dengan kondisi di lapangan. Serta bisa tegar dan sabar selama bersama warga di pengungsian.
"Meski telah ditentukan lokasi tujuan, jika kondisi di lapangan membutuhkan penyesuaian lagi, silakan disesuaikan, dan tidak kaku," ajaknya.
Penyesuaian disesuaikan juga dengan jadwal penyeberangan pada jembatan yang masih terputus, misalnya di. Kuta Blang, khusus buat tim yang ke Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, atau Aceh Tamiang.
Kakanwil juga sampaikan, bagi daerah yang belum memungkinkan dibawa bantuan, dikirim dana duluan melalui Kemenag, semoga bisa dibelikan kebutuhan, saat akses transportasi terhubungkan.
Ikut saat pelepasan, sebelum berangkat sesuai jadwal masing-masing, Kabid Penaiszawa H Zulfikar SAg MAg, Kabid Penmad H Khairul Azhar SAg MSi, dan jajaran Kemenag Banda Aceh.
Kabid Penmad, yang juga Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2025 Kanwil Kemenag Aceh, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok, dan penyalurannya menyesuaikan dengan kondisi akses di lapangan.
“Ada yang kita antar langsung, ada yang kita kirimkan uang lalu mereka belanja di sana,” ujar Khairul Azhar sebelum bertolak ke lokasi.[]