Banda Aceh (Inmas) --- Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh dalam rangkaian kegiatan pada Selasa (09/04), menyelenggarakan seminar motivasi, bertema menjadi perempuan hebat dan tangguh di era millenial. Dalam seminar ini menjadi narasumber adalah Dr. Irwan Saputra, S.Kep, MKM. Dosen Lektor pada Program Pasca Sarjana Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Unsyiah Banda Aceh.
Mengawali seminar, Irwan menyampaikan kalimat pembuka bahwa millenial itu adalah sebuah realita yang sedang berjalan. Selanjutnya Irwan mengajak para peserta untuk lebih mengetahui dan memahami tentang kisah-kisah tokoh dan tokoh perempuan hebat yang berasal dari Aceh. Sejak zaman kerajaan dan masa penjajahan oleh Belanda dulu, orang Aceh dikenal sebagai orang kuat dan mampu melewati beragam tantangan, Laksamana Mala Hayati salahsatunya. "Jiwa seperti ini yang patut kita tiru dan kita miliki" kata Irwan
Dijelaskan oleh narasumber bahwa dalam menjalani aktifitas di rumah, di tempat kerja dan di lingkungan sekitar, ada satu hal yang harus dimiliki oleh seseorang yaitu "bahagia". Rasa bahagia dan pikiran bahagia. "Tempatkan sesuatu pada tempatnya, pikirkan dan lakukan sesuatu sesuai dengan yang semestinya, tidak berlebihan" jelas Irwan.
Lebih lanjut Irwan menjelaskan bahwa ciri-ciri orang yang berbahagia adalah selalu bersyukur, bersedia memaafkan dan mampu mentransfer kebahagian pada yang lain. Ketiga hal tersebut, diaktualisasikan dengan cara memelihara lisan dan pikiran untuk tidak menyakiti orang lain, membuat orang lain bahagia dan mau berbagi kebaikan dengan orang lain sehingga orang lain pun bahagia.
Menyikapi era millenial, dimana sebagian masyarakat sudah semakin individualis dan hedonis, Irwan mengajak para peserta menjaga penampilan, lisan dan perilaku positif, dengan menjalankan prinsip kesederhanaan dan disiplin serta dalam pelayanan bukan hanya memberikan kepuasan tapi juga kebahagian. Ini harus kita terapkan pada diri kita di rumah, tempat kerja dan sekitarnya.
Di akhir mareri, Narasumber mengatakan kepada peserta bahwa jika perempuan mampu untuk selalu berbahagia dan membahagiakan, maka akan menjadi sumber inspirasi yang memotivasi hal baik bagi lingkungan di sekitarnya. "Rasa dan pikiran bahagia dapat menumbuhkan inspirasi dan motivasi kebaikan" tutup Irwan. [L]










