Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Simeulue, Abi Nashrullah, mengunjungi Pulau Teupah, salah satu daerah terpencil dan tertinggal (3T) di Simeulue, guna melaksanakan sosialisasi berbagai program penting dalam dunia pendidikan.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan program-program unggulan dari Kementerian Agama, seperti Sekolah Ramah Anak, Moderasi Beragama, dan Program Getba Qur’an di tingkat SD dan SMP.
Kegiatan yang diadakan di SD-SMP Satap (Satu Atap) Pulau Teupah ini dihadiri oleh sejumlah guru, kepala sekolah, serta siswa.
Dalam sambutannya, Abi Nashrullah mengungkapkan pentingnya program Sekolah Ramah Anak sebagai langkah konkret untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi anak-anak.
“Pendidikan adalah hak setiap anak, tanpa terkecuali, di mana pun mereka berada. Kami ingin memastikan bahwa setiap sekolah, termasuk yang ada di Pulau Teupah, memberikan suasana yang mendukung tumbuh kembang anak,” ujar Abi Nashrullah.
Selain itu, sosialisasi mengenai Moderasi Beragama juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Kakankemenag menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai toleransi, kedamaian, dan kebersamaan antar umat beragama di lingkungan sekolah.
“Moderasi beragama adalah cara kita untuk menjaga harmoni sosial, saling menghargai perbedaan, dan menciptakan kedamaian. Melalui program ini, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang saling menghormati dan memahami satu sama lain,” tambahnya.
Tak kalah penting, program Getba Qur’an yang diluncurkan oleh Kementerian Agama juga diperkenalkan sebagai bentuk dukungan terhadap pembelajaran agama di daerah 3T. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca Qur’an di kalangan siswa melalui metode yang menyenangkan dan mudah dipahami.
“Kami ingin memastikan anak-anak di Pulau Teupah juga memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan memahami Al-Qur’an secara mendalam,” tutup Abi Nashrullah.
Dalam Kunjungan ini Abi Nas juga memberikan bantuan berupa Alat Tulis dari Seksi Pakis dan Juga Al-Qur’an yang dari Seksi Bimas Islam. Kunjungan ini mendapat apresiasi positif dari guru setempat yang merasa terbantu dengan adanya sosialisasi tersebut. Diharapkan dengan adanya program-program ini, kualitas pendidikan di Pulau Teupah dapat meningkat dan memberikan dampak positif bagi perkembangan generasi muda di daerah 3T.
Kunjungan ini menandakan komitmen Kementerian Agama Kabupaten Simeulue untuk memastikan pemerataan pendidikan yang berkualitas, terutama di daerah-daerah terpencil, sehingga semua anak di Simeulue bisa memperoleh pendidikan yang layak dan bermanfaat.