[kanwil | Muhammad Yakub Yahya] Dari 184 kloter yang masih di Saudi Arabia, Data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag menunjukkan bahwa sampai dengan sore Kamis (24/10), tercatat sudah ada 121 kloter (50.532) jamaah yang berada di Madinah:
BTH (4), KNO (4), PDG (2), UPG (11), SOC (21), BPN (3), JKS (29), JKG (8), SUB (23), BTJ Aceh (5 kloter), BDJ (7), dan PLM (4). Sebanyak 6 kloter lainnya sedang dalam perjalanan dari Makkah ke Madinah, yaitu SOC (2), JKG (1), JKS (1), BDJ (1), dan BTJ (1).
Ini, sesuai dengan relis yag kami terima dari Kapus Pinmas Kementerian Agama RI, per Kamis sore (24 Okt). Siskohat menunjukkan bahwa 191 kloter dengan total jamaah 79.763 jamaah sudah diterbangkan ke Tanah Air.
Dari jumlah itu, 183 kloter sudah tiba di Tanah Air, yaitu: BPN (7), BTH (14), JKG (10), JKS (38), LOP (9), KNO (11), PDG (10), PLM (9), SOC (34), SUB (31), dan UPG (10). Tiga kloter dari BPN (1), LOP (1), dan SOC (1) masih berada di Jeddah, sedang sisanya dalam penerbangan dari Saudi ke Tanah Air.
Jamaah haji Indonesia sendiri terbagi dalam 375 kloter. Artinya masih ada 184 kloter yang masih berada di Saudi dan akan dipulangkan secara bertahap sampai dengan 6 November.
9 Kloter dijadwalkan akan kembali diberangkatkan dari Madinah dan 6 kloter dari Jeddah pada Jumat (24/10) mulai pagi hingga malam. Kloter Aceh baru sampai siang 28 Oktober.
Sebanyak 200 jamaah sakit dan dirawat di beberapa tempat pengobatan, yaitu: 15 orang di RSAS Madinah, 33 orang di RSAS Makkah, 114 orang di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Daker Makkah, 38 orang di BPHI Madinah, dan 1 orang di BPHI Jeddah;
Sampai dengan sore Kamis, tercatat ada 255 jamaah haji Indonesia yang meninggal, termasuk asal Serambi Makkah. Berikut data 7 jamaah haji asal Aceh yang meninggal:
Almarhumah Mislamah binti Asmar Ansah Imam, asal Jalan Syeh Abdul Rauf No 7 Tapaktuan Padang – Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Selatan. Almarhum istri dari Sekda Kab Aceh Selatan, Harmaini.
Almarhumah masuk Kloter 04 Embarkasi Aceh (BTJ), No Paspor A2215009, meninggal di RSASMakkah pada 21 Oktober 2014. Berarti dalam Kloter 4 sudah dua yang berpulang ke Rahmatullah, termasuk H Kamarni Ali (meninggal awal bulan). Jadi, dengan demikian sudah tujuh yang meninggal dunia di Saudi Arabia.
Almarhum Muhammad Amin bin Ibrahim, asal Blang Sapek, Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Kloter 2 Embarkasi Aceh (BTJ), No Paspor A8090421, juga meninggal sehari hari sebelum 1 Kloter ke Madinah.
Almarhum H Muhammad Amin (jamaah yang keenam asal Aceh yang meninggal di Arab Saudi), meninggal di RSAS Makkah pada 16 Oktober. Sekaligus almarhum, jamaah kedua dari Kloter 2 yang meninggal (bersama almarhum H Abdul Wahab yang meninggal bulan lalu).
Sebelumnya, jamaah Kloter BTJ-5, almarhum H Muhammad Yacob Ali Bayu bin Ali berseat 257 Porsi no 0100038665 dan Nomor Paspor A8720488 asal dari Aceh Utara, meninggal di Makkah (14 Okt).
Juga sebelumnya, almarhumah Hj Jihadiyah binti Mataridy Rahi, asal Blang Ara – Kec. Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Kloter 7 Embarkasi Aceh (BTJ), No Paspor A0671334, meninggal di RSAS Makkah, 11 Oktober.
Sebelumnya juga, almarhum H Kamarni Ali bin Muhammad Ali, asal Kampong Baru Singkil Utara Aceh Singkil Kampong baru – Simpang Kanan, kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, Kloter 4 Embarkasi Aceh (BTJ), No. Paspor A8089965, meninggal di BPHI Makkah, 2 Oktober.
Almarhum H Muhammad Tahir Zainal juga telah meninggal di Makkah, pada 4 Okt, tergabung dalam kloter 06 BTJ, manifes 129, asal Kabupaten Bireuen.
Serta sebelumnya, almarhum H Abdul Wahab Amin Cut Mad, asal Neunasah Manyang, Manyang-Bandar Baru, Pidie, Aceh, Kloter 2 Embarkasi Aceh (BTJ), No. Paspor A8905719, meninggal di Pemondokan Makkah, 22 September. Allahummaj’al hajjam mabrura wasa’yam masykura watijaratan lan tabura…. [inmas aceh]
[foto: panitia pembimbingan sedang jelaskan dokumen, living cost, dan membaginya bersama gelang bagi jch kloter 2, 20 sept]









