Idi (Irfan)---Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur melalui Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) terus berbenah dalam rangka menuju madrasah hebat dan bermartabat guna mewujudkan salah satu harapan dari pemerintah, khususnya Kementerian Agama.
Untuk mewujudkan harapan tersebut kementerian Agama terus berbenah dengan berbagai program seperti peningkatan mutu pemangku pendidik melalui Asesmen Kompetensi Guru (AKG), Asesmen Kompetensi Kepala ( AKK) dan Asesmen Kompetensi Pengawas (AKP) yang dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota beberapa waktu yang lalu.
Untuk mewujudkan harapan tersebut Kemenag Aceh Timur juga menggelar Bimtek Kesesuaian dan Ketepatan Penggunaan Anggaran Pendidikan dengan memberi Bimtek Penerapan Sistem Evaluasi Diri (EDM) dan Rencana Kerja dan Anggaran berbasis Elektronik (e-RKAM ) kepada Tim Pengelola Madrasah (TPM).
Dalam rangka implementasi Proyek Realizing Education Promise-Madrasah Education Quality Reform (REP-MERQ) IBRD loan Number 8992-ID Tahun Anggaran 2020 melakukan pelatihan kepada 98 Madrasah Tingkat MI, MTS dan MA Negeri dan Swata se-Aceh Timur dengan jumlah peserta 294 peserta.
Acara tersebut akan berlangsung dari tanggal 14 Desember 2020 s/d 22 Januari 2021 yang digelar di MTsN 2 Aceh Timur.
Masing-masing madrasah mengirim 3 peserta sebagai Tim Pengelola Madrasah (TPM) terdiri dari kepala madrasah, bendahara dan operator. Acara tersebut dibagi dalam 8 Rombongan Belajar (Rombel) mengingat masih dalam masa new normal Covid-19.
Dalam kesempatan tersebut Kakankemenang Aceh Timur H. Salman S. Pd, M. Ag berharap kepada TPM agar benar-benar serius mengikuti Bimtek ini karena kedepan semua anggaran akan terekam secara elektronik.
H. Salman juga mengingatkan kepada semua peserta semoga benar-benar menggunakan dana sesuai dengan kebutuhan bukan berdasarkan keinginan.
"TPM ini sebagai dapurnya madrasah sehingga perlu sinergifitas antara ketiga unsur tersebut dalam merancang dan menggunakan dana nantinya, sehingga akan menimbulkan kesejahteraan bagi warga Madrasah dan terpenuhinya sarana dan prasarana," imbuhnya.
Sementara Itu Perwakilan TPM MIN 4 Aceh Timur Nurli, S.Ag.,M.Pd Selaku Kepala Madrasah, Rika Riana,SE Bendahara Sulaiman, A.Md Operator Madrasah yang mengikuti pelatihan Bimtek Penerapan EDM dan e-RKAM menyampaikan dalam pelatihan ini MIN 4 Aceh Timur termasuk rombongan belajar yang pertama.
Nurli menyampaikan, adapun peran bendahara dan operator dalam pelatihan ini sangat penting karena bertugas mengisi atau menyusun Program dan anggaran madrasah secara benar serta sesuai dengan kebutuhan.
Nurli menambahkan, sementara peran kepala Madrasah dalam Bimtek ini cuma memiliki fungsi sebagai upproval.
Terakhir Nurli, menyampaikan bahwa bendahara dan operator madrasah sangat enjoyable mengikuti pelatihan ini karena bahan ajar dapat dibrowsing melalui media internet dan youtube dengan menggunakan perangkat HP dan laptop sehingga masing-masing mareka tidak membosankan meskipun mengikuti Acara Bimtek selama sehari penuh dari jam 8.00 wib s/d 17.30 wib.
Namun demikian ada juga kendala yang mereka hadapi berupa jaringan internet yang kadang-kadang lelet.
"Mengingat program ini sangat penting bagi bendahara dan operator dalam melengkapi data untuk penyusunan Anggaran Madrasah kedepan maka pihak penyelenggara terus melakukan koordinasi yang intens dengan pihak telkomsel supaya jaringan internet tidak ada gangguan selama pelaksanaan Bimtek ini berlangsung," pungkas Nurli










