``Kunanti di Masjid Raya, Tak Tahunya Terlelap di Asrama``

Inmas Aceh
Inmas Aceh
Author24 September 2014
``Kunanti di Masjid Raya, Tak Tahunya Terlelap di Asrama``

[Embarkasi Aceh | Muhammad Yakub Yahya]  Kloter 6, JCH asal Bireuen, Aceh Besar, dan Kota Banda Aceh masuk ke Asrama pukul 14.00 WIB siang ini (Rabu, 24 Sept).  Dilihat dari jadwal masuk, kemungkinan untuk buat janji ketemuan, antara jamaah/pengantar dari Bireuen, dan sanak/saudara yang menanti di Masjid Raya, bakal ketemu.

Soalnya jika rombongan berangkat dari Kota Juang pukul 07.00 WIB atau lewat, bisa zhuhur berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman, dan ketemu deh dengan saudara yang menanti sejak pagi.

Demikian halnya dengan Kloter 1 hingg Kloter 4, yang masuk ke Asrama Haji, jelang isya, atau maghrib. Otomatis, masa ketemuan, pelepas rindu, bisa kelamaan di halaman masjid. Sebagian ada yang makan mi kocok di Doel (bukan promosi ya) di depan masjid. Sebagian ngopi di warung pojok (lokasi mejeng kami) di belakang masjid.

Bahkan rombongan Pak Arijal (Abdya), memilih menginap semalam di Lampriet, besoknya (Senin 22 Sept) baru masuk ke Asrama. Kabarnya, Kloter 7 asal Aceh Tenggara, juga transit semalam di Takengon.

Apa yang terjadi dengan Kloter 5, yang masuk ke Asrama pukul 13.00 WIB, siang Selasa (23 Sept)? Pelepasan dilakukan Pemkab Lhoksukon dan Pemkot Lhokseumawe, pukul 06.30-07.00 WIB. Saudaranya pun telepon kakak, adik, menantu, dan tetangga di Banda Aceh, bahwa mama-papa akan sampai ke Kuta Raja pas shalat zhuhur.

Tahunya, sama dengan Kloter 3 yang Kurnia-nya sempat mogok di Seulawah, 1 bus jamaah Aceh Utara (Sawang dan sekitarnya), kloter 5, mogok juga di Seulawah.

Rombongan yang sampai ke Banda Aceh pun, langsung ke Asrama, tidak singgah di masjid itu. Famili dan tetangga lama menanti, di depan masjid, jamaah tak kunjung tiba. Rupanya saat tiba di jembatan Pango atau Simpang Suraaya, bus jamaah membelok ke kanan terus, masuk ke jalan Asrama Haji. Alhasil, janjian ketemu tak jadi.

Saat penerimaan, memang lumayan rumit, sebab sebagian di masjid, shalat zhuhur, sebagian di Aula Arafah menimbang barang, sebagian periksa kesehatan, dan sebagian di kamar. Pembimbingan penerbangan dan kesehatan pun molor, ada yang masuk setengah jam jelang akhir sesi, sore Selasa (23 Sept). Dilanjukan usai makan malam, terus pembagin dokumen.

Ada jamaah yang masuk, karena lelah di jalan, memilih tidur duduk (sorenya), padahal sedang pembimbingan kesehatan dan pihak Garuda Indonesa, via video.  “Kami menanti di Masjid Raya, tak tahunya jamaah langsung masuk ke Asrama Haji,” ujar salah satu keluarga yang lama di Banda Aceh, yang dapat kabar besannya dari Sawang singgah ke Masjid Raya.

“Wah…. kunanti kakak di masjid raya, tak tahunya terlelap dalam aula…,” kata adik seorang jamaah yang sepagi hari menanti depan masjid. [inmas]

Layanan
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh