Banda Aceh (Inmas)---Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh melalui Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) se-Provinsi Aceh Tahun 2019.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh Drs H M. Daud Pakeh membuka secara resmi Workshop tersebut di Hotel Permata Hati, Banda Aceh, Kamis (1/8).
Padahal sebelumnya, dini hari Kakanwil ikut memantau proses x ray JCH Kloter 9 BTJ di Embarkasi Aceh, kemudian paginya turut mengantarkan jemaah tersebut hingga ke Bandara SIM Blang Bintang Aceh Besar.
Dikatakan Kakanwil, dalam proses pengajaran termasuk di TPQ ada beberapa unsur yang paling penting untuk tercapainya kesuksesan.
"Yang pertama adalah guru itu sendiri, guru harus mempunyai kemampuan dan kompetensi. Kedua ialah murid yang memiliki berbagai karakteristik dan corak beragam yang harus dipahami oleh guru. Dan yang terakhir adalah metodelogi pembelajaran yang tepat guna," ujar Kakanwil.
Kakanwil menambahkan, saat ini guru harus mempunyai strategi dan inovasi dalam mengajar, tidak semua anak mempunyai kemampuan yang sama dalam memahami pelajaran maka tugas gurulah yang harus mencari metode mengajar yang tepat.
"Para guru juga harus mengenal karakteristik muridnya, guru dan murid harus saling berkomunikasi," ungkap Daud Pakeh.
Melalui workshop tersebut diharapkan dapat terwujudnya profesionalitas guru TPQ, sehingga kedepan guru TPQ mempunyai standar dan kualitas dan dapat menjadi penggerak TPQ ke arah yang lebih baik.
Kegiatan itu berlangsung sejak 01 s.d 03 Agustus 2019 diikuti 40 orang peserta berasal dari Kabupaten/kota se-Provinsi Aceh.
Dijadwalkan usai membuka workshop, Kakanwil juga akan membuka Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan yang Humanis tingkat Provinsi Aceh di Hotel Seventeen Banda Aceh.
Setelah itu, dilanjutkan dengan menghadiri undangan Pelantikan Sekda Aceh di Gedung Serbaguna Setda Aceh.[]













