[Peureulak | Yakub/Humas MTsN] Kadang di depan umum, kadang ia memilih di tempat sepi. Sambil telepon-teleponan di sudut ruangan. Dewan guru dan para siswa pun sudah lama mengetahui perjalanan cinta dan sayang antara Kepala Madrasah dengan si LiSA. Mereka melihat langsung hampir setiap hari menjemputnya di mana pun ia berada.
Terkadang dewan guru dan siswa merasa malu melihatnya, bahkan ada siswa yang justru masuk ke dalam kelas lalu mengintip melalui celah jendela saat sang Kepala berhubungan dengan si LiSA.
Namun kepala Madrasah tak peduli dan tak malu sedikit pun, bahkan merasa bangga dengan mesranya jalinan hubungan mereka.
Beberapa orang guru tak membantah, saat seorang wali siswa menanyakan peristiwa itu.
Berita hubungan cinta yang harmonis antara Kepala Madrasah dengan si LiSA, sampai juga ke telinga Komite Madrasah.
Mustafa Ali selaku komite Madrasah membenarkan kejadian itu , sekaligus mengangkat jempol pertanda ia sangat setuju. Oh...!
Akhirnya, Kepala Madrasah, Darwan,S.Pd membuka rahasianya, orang yang dimaksud si LiSA adalah Lihat Sampah Ambil (LiSA).
Semoga dengan adanya LiSA, madrasah menjadi bersih dan sehat. ...Oooh LiSA LiSA. [d/y]













