[Karang Baru | Salamina/Sofyan] USAID Prioritas melaksanakan Showcase Nasional yang dipusatkan di Aula Gedung Kementerian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Hadir pada showcase tersebut Dirjen Pendidikan Agama Islam, Dirjen Pendidikan dilingkungan Kemendikbud, Rektor, Kakanwil Kemenag, Bupati, Kadis Pendidikan, dan Kakankemenag.
Sekretaris USAID dalam kata sambutannya menyampaikan, “USAID prioritas melakukan Pembinaan praktek belajar yang baik bagi madrasah dan sekolah, MDS, di sembilan provinsi. USAID juga menghibahkan 8,6 juta buku bacaan berjenjang ke sekolah dan madrasah mitra dan non mitra di sembilan Provinsi yaitu, Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Papua, dan Papua Barat.
Pemberian buku akan dilakukan secara bertahap, yang dilaksanakan mulai September 2015. Dalam showcase tersebut tampil memeberikan testimoni Bupati Kuningan dengan program unggulan melakukan pemetaan dan pemerataan guru.
SD Bandung Barat memaparkan program budaya baca di lingkungan sekolah dengan melibatkan seluruh elemen bahkan orang tua siswa. Siswa SMP Sulawesi menampilkan simulasi pembuatan baterai dari buah pare-pare, buah pare-pare diparut kemudian dimasukkan kedalam baterai kering yanb telah dibuang serbuknya, ternyata menghasilkan energi listrik.
Praktek Matematika yang menyenangkan dari SD Baligei Samosir dengan menampilkan tabung satu liter memiliki ukuran sama dengan tabung empat persegi dengan rumus Matematika.
USAID Aceh menunjuk Siska Pratiwi Putri Wulandari Putri dari Letda Yasmo SMP N 04 Percontohan Karang Baru Aceh Tamiang sebagai delegasi untuk menjaga stand Aceh pada showcase nasional.
Sementara itu SMP 4 Lumajang jawa Timur menampilkan program unggulan tentang peningkatan potensi guru dari pola mengajar lama yang terpaku pada buku paket dikembangkan dengan model pembelajaran aktif dengan melibatkan wali murid. Anak-anak tidak lagi hanya mendengar materi dari guru, tetapi lebih kreatif dan inovatif memiliki ide-ide yang disampaikan kepada guru.
Program USAID Prioritas tahap kedua akan berakhir tahun 2017, mengingat output dari program USAID berdampak langsung pada peningkatan manajmen pendidikan, maka diharapkan program ini dapat berlanjut. Demikian harapan para peserta kepada USAID prioritas, kepada pemerintah daerah diharapkan kerjasama dalam menganggarkan dana baik APBK maupun APBA untuk menopang program USAID. [yyy]











