[Idi | Jamaluddin] Elektronik Monitoring Pelaksanaan Anggaran atau di singkat E-mpa merupakan aplikasi berbasis web yang bekerja secara online sebagai media atau alat pelaporan pelaksanaan anggaran yang di lakukan secara online oleh setiap satker termasuk madrasah. Tujuan penggunaan aplikasi e-mpa ialah agar pelaksanaan anggaran lebih terbuka dan transparan dan secara langsung dapat termonitoring oleh pemerintah pusat.
Oleh karena pentingnya laporan E-Mpa tersebut, maka setiap satker harus menyiapkan laporan itu dengan mengupdate setiap bulan, karena E-Mpa dapat diakses secara online, terbuka dan transparansi, dari itu kepada satker diwajibkan menerapkannya agar program pemerintah dapat terealisasi,” demikian disampaikan Pengadministrasi Keuangan Kankemenag Aceh Timur, Marthunis Anwar. Sos.I, Senin (26/1).
Dihadapan kepala madrasah negeri selaku Kuasa Pengguna Anggaran, Marthunis mengingatkan bahwa setiap saat aplikasi ini selalu dimonitoring langsung oleh Kakankemenag Kabupaten Aceh Timur, Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh hingga Irjen Kemenag pusat di Jakarta. “E-Mpa terus dipantau, dan setiap bulan selalu ada laporan yang disampaikan kepada kami mengenai satker yang belum menyelesaikan laporan E-Mpa,” tegasnya.
Begitu pentingnya laporan E-Mpa ini, maka pada tahun 2015, pemerintah menyediakan dana khusus untuk pengadaan perangkat penguatan pelaksanaan kegiatan E-Mpa, dana tersebut terhimpun dalam DIPA masing-masing satker berupa pembelian perangkat pengolah data E-Mpa. “Perangkat ini digunakan untuk membantu operator menyiapkan laporan E-Mpa tersebut setiap bulan,” kata Marthunis.
Dengan telah tersedianya bantuan perangkat tersebut, diharapkan kepada para satker dapat meningkatkan kualitas laporan E-Mpa. “Dengan adanya perangkat ini akan tentu sangat terbantu, mudah-mudahan laporan E-Mpa terselesaikan tepat waktu, jangan ada lagi satker yang belum lapor setiap bulannya,” kata Kasubbag TU Adnan,S.Ag yang didampingi Kasi Pendidikan Madrasah Fadli ,S.Ag. [x]











