[Ar-Raniry | Nat] Rektor bersama jajaran pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh meninjau langsung tempat dan proses pelaksanaan tes Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2015 yang berlangsung di 23 – 24 Juni 2015.
Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Farid Wajdi Ibrahim, MA usai meninjau peserta tes kepada awak media mengatakan, UIN Ar-Raniry Banda Aceh dapat melaksanakan tes atau ujian seleksi mahasiswa baru melalui tiga jalur dan ini sedang berjalan jalur ke dua yaitu UM-PTKIN.
“Alhamdulillah yang memilih UIN Ar-Raniry melalui jalur UM-PTKIN tahun 2015 ini sebayak 6.396 orang, ini merupakan ada peningkatan dari tahun sebelumnya, dari total pemilin hanya 120 orang, selebihnya mereka menentukan pilihannya pada UIN Ar-Raniry, tes ini sifatnya nasional dimana peserta dapat memilih kampus di seluruh Indonesia,” ujar Farid.
Menurut Rektor, peserta tes tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya yang berjumlah sekitar 5000 an peserta, UM-PTKIN ini merupakan salah satu sistem penjaringan masuk ke UIN Ar-Raniry secara nasional, sebelumnya telah berjalan jalur jalur seleksi prestasi akademik nasional (SPAN), yang mengambil di UIN Ar-Raniry ada 9.000 orang, tetapi diterima cuma 2000 orang saja atau 40 persen dari total yang diterima UIN tahun ini.
Selanjutnya dibuka jalur PMB Mandiri atau jalur Lokal UIN Ar-Raniry, pada jalur ini diterima 20 persen dari total yang diterima UIN Ar-Raniry tahun ajaran 2015/2016, pendaftarannya akan dibuka stelah pengumuman kelulusan UM-PTKIN, ini diberikan kesempatan sebesar-besarnya bagi putera-puteri di seluruh Aceh.
Sementara itu kata Farid Wajdi, program studi yang favorit tahun ini masih seperti tahun sebelumnya, yaitu Prodi ekonomi, perbankan islam, bahasa inggris dan prodi arsitektur pada fakultas baru, Alhamdulillah bagi prodi-prodi pada fakultas lama tidak berkurang peminatnya.
“Beberapa prodi di UIN Ar-Raniry banyak peminatnya, namum sangat terbatasa dengan fasilitas dan ruang kuliah, oleh karena itu kita sangat terbatas dalam menerima mahasiswa baru, sampai saat ini UIN hanya dapat menerima lebih kurang 5000 mahasiswa setiap tahunnya,” ujarnya.
Dalam rombongan tim peninjau juga ikut serta para wakil rektor, para kepada biro, kepala bagian, dekan-dekan di lingkungan UIN Ar-Raniry. [yyy]











