[Ar-Raniry | Nat/Yakub] Pusat Studi Wanita Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menggelar Cerdas Cermat tentang pola asuh anak islami bagi ibu-ibu peserta majlis taklim lambateung Aceh Besar, Minggu (14/6/2015). Kegiatan ini merupakan program PSWUIN Ar-Raniry yang telah berjalan sejak 2014 lalu.
Ketua PSWUIN Ar-Raniry Rasyidah, M.Ag mengatakan, kegiatan ini didukung oleh Kementerian Agama RI, ini merupakan bagian dari kegiatan PAR (Participatory Action Research), sudah berjalan sejak tahun 2014 silam, diawali dengan pelatihan manajemen majlis taklim untuk Banda Aceh dan Aceh Besar, lebih kurang 100 orang telah di latih oleh PSWUIN Ar-Raniry, dilanjutkan dengan pedampingan dan salah satunya di Desa Lambateung.
“Sebagai puncak dari pengabdian PSWUIN Ar-Raniry besama jamaah majlis taklim ini menggelar cerdas cermat pola asuh anak islami, sebelumnya mereka telah dibekali dengan berbagai materi selama dua bulan, diantaranya tentang pengasuhan anak dalam islam, komunikasi efektif dalam keluarga, pembiasaan shalat dalam keluarga dan bagaimana pengasuhan anak-anak,” ujarnya.
Ditambahkan, seluruh peserta yang tergabung dalam majlis taklim ini bebas memilih kelompoknya masing-masing, semua peserta majlis taklim ini berkesempatan untuk mengikuti cerdas cermat ini. Yang paling penting dalam kegiatan ini bagaimana mereka mengetahui tentang pola asuh anak yang baik sesuai ajaran islam serta dapat menerapkannya dalam keluarga.
“Initinya, dalam cerdas cermat ini diharapkan mereka memahami dengan baik bagaimana pola mengasuh anak dengan baik mereka sangat antusias mengikutinya, selain bagi pemenang PSW juga menyediakan hadiah kepada semua peserta yang ikut serta dalam cerdas cermat itu, karena yang paling penting dalam kegiatan itu adalah untuk melihat sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi yang didapatkan selama ini,” tutur Dosen FDKUIN Ar-Raniry.
Lebih lanjut Rasyidah menyebutkan, beberapa kelompok majlis taklim binaan PSWUIN Ar-Raniry saat ini sudah sangat aktif, termasuk di Lambateung ini dibandingkan dengan sebelum dibekali pada pelatihan manajemen beberapa waktu lalu dan hasilnya telah terbentuk majelis taklim, diantaranya kelompok wirit, kelompok baca kitab, kelompok shalawat dan ada juga kelompok aktifitas-aktifitas yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Tujuan dari PSWUIN Ar-Raniry melatih dan membantu mengaktifkan majlis taklim adalah untuk menjadikan wadah ini sebagai media atau sekolah yang dapat mencerdaskan kaum ibu dalam segala hal, terutama dalam mengurus rumah tangga dan mendidik anak sehingga akan menjadi keluar sakinah, mawaddah wa rahmah,“ tutup Rasyidah. []













