Pidie (Inmas)---Tim verifikasi dan admin e-MTQ pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Aceh ke 34 tahun 2019 menyebutkan semua peserta yang akan ikut MTQ diharuskan mengikuti verifikasi faktual.
Hal tersebut disampaikan Teuku Mardhatillah, S.HI MH pada saat melakukan pengarahan terhadap verifikasi faktual di Oproom kantor Bupati Pidie, Jum'at (20/9) pagi.
“Semua peserta harus melakukan verifikasi faktual ini, kalau tidak berarti dianggap mengundurkan diri,” ujar Mardhatillah.
Ia menjelaskan peserta yang melakukan verifikasi diberikan waktu hingga besok pagi, Sabtu (21/9), tetapi kita tunggu hingga waktu sahur saja, kalau tidak diverifikasi hingga sahur atau sekira pukul 03.00 wib dianggap gugur.
“Kami harapkan Kepada official agar mengontrol verifikasi faktual masing-masing kafilah dari 23 kabupaten kota hingga dini hari,” ujar Mardhatillah.
Proses Verifikasi peserta MTQ Provinsi Aceh tersebut berada dibawah pengawasan Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Azhari dan Kasi MTQ, H Zulfikar SAg MAg selaku penanggungjawab e-MTQ.
Tim verifikasi panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Aceh ke XXXIV tahun 2019 di Pidie mulai melakukan verifikasi faktual terhadap peserta MTQ sekaligus pengambilan nomor undian peserta seluruh cabang sejak pagi.
Dalam kesempatan tersebut, peserta diminta untuk menunjukkan bukti identitas asli.
“Bagi peserta yang sudah berusia 17 tahun keatas harus menunjukkan KTP kepada tim verifikasi, sedang bagi peserta dibawah 17 atau belum memiliki KTP maka cukup dengan menunjukan Kartu Keluarga/Ijazah/Akta kelahiran,” ujar Mardhatillah.
Dijadwalkan pembukaan MTQ dilakukan oleh Plt Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT di Arena Utama di Gampong Lampeudeu Baroh Tijue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Sabtu (21/9) malam.
MTQ tersebut berlangsung sejak 20-28 September 2019.[]













