[Kanwil | Yakub] Sepulang dari Tanah Suci, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh H Habib Badaruddin SSos, ajak jajarannya untuk kembali ingat akan pakta zona integritas yang pernah dikomitmenkan oleh jajaran Kanwil beberapa tahun lalu.
Kabag TU yang masuk Kloter 1 Debarkasi Aceh, dan kembali ke Tanah Air pada Ahad (18/10) lalu, sampaikan pada peserta apel, sekilas kenangan di Makkah dan Mina, sebelum singgung soal zona integritas.
“Dalam kesempatan ini, kami harus ingatkan kita sekalian, pada pakta zona integritas yang pernah kita buat dengan Irjen dulu. Kita sadar, kapan-kapan tim akan turun menagih semua itu,” lanjut Pak Habib (sapaan untuk H Habib Badaruddin), dalam amanat pembinaan apel Senin awal bulan (2/11).
Apel di halaman tengah Kanwil, dihadiri Kakanwil Drs HM Daud Pakeh, yang Kakanwil baru saja dari dinas di beberapa madrasah di Pijay, dan sebelumnya laksanakan sejumlah agenda di Jakarta dan Singkil. Termasuk di Kanwil, Kakanwil ikuti acara penandatanganan MoU antara Bidang PD Pontren dan BSM Banda Aceh.
Kakanwil Kemenag Aceh usai apel Senin pun, langsung menuju MTsN Model, guna lepaskan kontingn drumb bandBahana Ceudah Meutuah ke Cibubur, memperebutkan Piala Presiden. Insya Allah mulai Selasa besok, ikuti acara haji di Jakarta.

Pak Habib, yang juga mantan Kasubbbag Ortala dan Kepegawaian Bagian TU Kanwil itu, memang sebelum haji pernah mengulangi amanat ini. Dalam apel Senin (24/8), bersamaan dengan banyak Rakor (termasuk KUB Nasional), Kabag TU pernah ingatkan, bahwa dalam Ramadhan 1436 H lalu, tim sosialisasi zona integritas telah uraikan program itu di Kanwil. Namun, hingga kini, kita belum lihat pelaksanaan butir-butir itu.
“Apakah kita belum siap meninggalkan korupsi, bebas dari korupsi, atau kita tidak ingin masuki zona integritas, atau kita belum bergerak melaksanakan butir-butir zona integritas itu?” tanyanya pada jamaah apel di halaman Kanwil Kemenag Aceh, dua bulan lalu. Di antara maksud Kabag TU, dengan butir-butir itu ialah sosialisasi dalam bentuk spanduk dan media lainnya.
Kabag TU mencontohkan Satker dan Kankemenag yang telah sosialisasikan itu, misal di Kankemenag Kota Langsa (foto), dan Kankemenag Aceh Timur.

Sebelum sampaikan soal akan ditagihnya janji oleh Irjen, Kabag TU, yang juga mantan Kasubbag TU di Kandepag Kota Banda Aceh, sampaikan syukran atas doa jajaran sekalian, atas selamatnya Kabag TU dan ‘rombongan’ kembali. “Hari ini, saya kembali bertugas sebagai Kabag TU,” katanya, yang sebelumnya jelaskan sedikit kisah kenapan bisa terhindarnya dari tragedi crane Masjidil Haram dan musibah Mina.

Kabag TU berangkat ke Tanah Suci kedua kali di musim haji ini, tapi bukan sebagai petugas. Kabag TU tahun ini membawa dan mengantar istrinya ke Tanah Suci. “Tahun ini, saya membawa jamaah haji, tapi satu orang…,” jelas Kakanwil, dalam suasana apel yang cerah, yang juga hadir Kabid PHU, Kabid Urais Binsyar, Kabid PAI, para Pembimas dan jajarannya, termasuk beberapa ‘wajah baru’ yang baru masuk ke Kanwil, saat sebelum haji itu.
Sementara dalam apel perdananya, sepulang Kabag TU dari Madinah, apel Muharram 1437 H itu, dihadiri juga Kakanwil Kemenag Aceh, para Kabid, para Pembimas, dan jajarannya. Selamat….

[foto2: Suasana apel di Kanwil; Kabag TU dengan beberapa Kakankemenag dan Kabid usai suatu apel pagi; serta spanduk Zona Integritas di Kankemenag Kota Langsa]













