Sebanyak 563 siswa MTsS Harapan Bangsa (HBS) Meulaboh ikut membatik massal dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal dan melestarikan batik, khususnya motif bernuansa Aceh.
Ratusan siswa bersama guru mewarnai kain dengan berbagai motif batik di pelataran madrasah. Salah satu motif yang digunakan adalah Rebung Aceh. Selain membatik massal, peringatan tersebut juga diisi dengan fashion show busana bernuansa batik dan lomba kreasi busana yang melibatkan siswa dan guru.
Ketua panitia, Irawati, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam mengenal dan mencintai warisan budaya.
“Melalui pengalaman langsung dalam merancang dan membatik motif lokal, para siswa diharapkan dapat lebih mengenal, mencintai, serta melestarikan warisan budaya, khususnya seni ragam hias batik Aceh,” ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Dr H Khairul Azhar SAg MA mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pengenalan budaya melalui aktivitas kreatif dapat menjadi bagian dari pembelajaran di madrasah.
“Kita mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan MTsS Harapan Bangsa. Anak-anak tidak hanya mengenakan batik, tetapi juga diajak mengenal dan mempraktikkan proses kreatif membatik. Ini merupakan bentuk pendidikan budaya yang sangat baik,” ujarnya.
Khairul Azhar juga mengapresiasi seluruh madrasah di Kabupaten Aceh Barat yang turut memeriahkan Hari Batik Nasional dengan mengenakan batik dalam berbagai motif dan corak.
Ia berharap kecintaan terhadap budaya lokal terus tumbuh di kalangan siswa dan tidak berhenti pada peringatan Hari Batik Nasional, tetapi menjadi bagian dari aktivitas pendidikan di madrasah.[]












