Aceh Tengah (Inmas)---Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H M Daud Pakeh kembali kunjungi dan bersilaturrahmi dengan warga Kala Wih Ilang, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, Senin (26/11).
Kunjungan Kakanwil tersebut dalam lawatannya ke Aceh Tengah selama tiga hari disertai berbagai Agenda lain di Bumi Tanah Gayo.
Ke Kala Wih Ilang, Kakanwil didampingi Bupati Aceh Tengah yang diwakili Kadis Syariat Islam, Kepala Baitul Mal, Ketua MPU dan Kakankemenag Aceh Tengah beserta jajarannya.
"Pengalaman masuk pertama kesini bagi kami begitu berkesan, hingga tersangkut dilumpur selama lima jam, dan hari ini bisa kita lihat perubahan yang luar biasa terjadi," ujar Kakanwil dalam sambutannya dihadapan warga.
Kakanwil juga mengatakan apa yang dibangun berupa gedung madrasah di Kala Wih Ilang merupakan sebuah anugerah untuk pendidikan.
"Ini semua milik kita, yang kurang kita sempurnakan, kelengkapan sarana prasarana kita usahakan padai kesini," ungkapnya.
Menurut Kakanwil, ia inginkan anak-anak didaerah tersebut harus lebih baik, "Nasib anak-anak kita harus lebih baik, mereka punya cita-cita yang tinggi, mereka cerdas dan punya kemampuan belajar, mereka sudah kita bawa dan belajar di Banda Aceh yang jadi motivasi perjalanan kehidupan mereka," sebut Kakanwil.
Sementara Bupati Aceh Tengah, melalui Kadis Syariat Islam, Alam Syuhada menyatakan mendukung terhadap pembangunan pendidikan yang dilakukan Kakanwil dan jajaran Kemenag Aceh.
"Kami mendukung yang dilakukan Kemenag Aceh, sepatutnya pembinaan perlu terus dilakukan. Kita juga menginginkan daerah ini jadi daerah yang islami dengan masyarakatnya hidup penuh rahmat menjadi negeri baldatun wa rabbur grafur," ungkap Alam Syuhada.
Kakankemenag Aceh Tengah, Amrun Saleh menyampaikan terimakasih atas perhatian Kakanwil terhadap wilayahnya di Aceh Tengah.
"Kami sangat berterimakasih atas perhatian dan kepedulian Bapak Kakanwil yang tinggi terhadap wilayah ini, khusus pedalalaman Kala Wih Ilang," ucap Amrun.
Ia menyebutkan sudah menempatkan penyuluh agama Islam di pedalaman Aceh Tengah tersebut.
"Kondisi hari ini sudah jauh berbeda, Anak-anak Madrasah Ibtidaiyah juga sudah kelas 6. Selanjutnya kami minta arahan Bapak Kakanwil untuk lanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi," pintanya.
Kala Wih Ilang menjadi salah satu ikon pendidikan di pedalaman Aceh, setelah difilmkan dalam film dokumenter "Cahaya di atas Bukit" yang dirilis Kemenag Aceh melalui Subbag Inmas.
Film tersebut telah ditonton hampir 5000 view, dan produksi film tersebut diinisiasi Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh.
Pada hari tersebut juga dilakukan pensyahadatan 7 orang Muallaf yang berdomisili di kawasan itu.[]













