[Meureudiu | Yasir] Seperti biasanya, setiap Jum’at awal bulan Masehi, setelah mengaji Surah Yasin bersama, Kemenag Pidie Jaya mengadakan pengajian atau siraman rohani dengan mendatangkan penceramah handal yang mampu menggugah jiwa para pendengarnya untuk terus optimis.
Pengajian tersebut diikuti oleh Pegawai dan Pramubakti pada Kantor Kementerian Agama Pidie Jaya.
Siraman Rohani yang diadakan di Mushalla Kankemenag Pidie Jaya tersebut dibuka dan ditutup dengan do’a oleh Sulaiman, S.Ag, M.SI yang merupakan Kasie Penyelenggara Haji dan Umrah pada Kantor Kemenag Pidie Jaya.
Waled Munir Kiran selaku Penceramah pada pengajian itu, didampingi oleh Kakankemenag Pidie Jaya, Kasubbag Tata Usaha, Kasie Penyelenggara Syari’ah, Kasie Penyelenggara Haji dan Umrah, dan Kasie Bimas Islam Kankemenag Pidie Jaya.
Dalam pengajian yang dilangsungkan pada tanggal 5 Desember 2014 tersebut, sosok yang dikenal dengan panggilan Waled Munir membuka ceramahnya dengan permasalahan pengetahuan tentang Allah. “Kita mengenal Allah bukan lewat Dzat-Nya. Kon lagee lon turi droeneuh, droeneuh turi lon (bukan seperti saya mengenal anda dan anda mengenal saya, red.), tetapi kita mengenal Allah melalui Sifat-sifat-Nya,” pungkasnya.
Selain itu, Waled juga memaparkan bahwa ada 4 hal yang perlu diaplikasikan dalam bekerja yaitu : 1). Dalam kehidupan kita mesti takut dengan dosa, 2). Dalam kehidupan kita harus mengikuti alur manajemen Syari’ah, 3). Bersabar dalam pekerjaan, 4). Ikhlas ketika dalam pekerjaan karena Allah.
Sebelum acara ini diakhiri, dibuka juga sesi tanya jawab seputar 4 hal tersebut guna mengayakan pengetahuan dan mungkin-mungkin jawaban yang diberikan Waled menjadi solusi bagi para pegawai Kankemenag Pidie Jaya dalam bekerja. [yyy]















