Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nagan Raya terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan keagamaan Islam melalui pengembangan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) di lingkungan dayah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Nagan Raya, Dr H Salman Al Farisi SAg MPd saat menerima kunjungan pengurus Dayah Daarul ‘Uluum Al-Mukarramah di ruang kerjanya, Selasa, 12 Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Salman menegaskan bahwa kehadiran Satuan Muadalah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan pesantren sekaligus memperkuat eksistensi dayah di tengah perkembangan sistem pendidikan nasional.
“Kemenag Nagan Raya siap mendukung lahirnya Satuan Muadalah di daerah ini sebagai bentuk penguatan legalitas dan kualitas pendidikan dayah. Kita berharap dayah-dayah di Nagan Raya mampu berkembang dan melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu agama maupun pengetahuan umum,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengembangan Satuan Pendidikan Muadalah sejalan dengan Perpres Nomor 18 Tahun 2026 terkait kelembagaan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan dan program prioritas Menteri Agama dalam memperkuat transformasi pendidikan Islam yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing.
Menurutnya, pemerintah terus mendorong penguatan kelembagaan pesantren agar mampu menjadi pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
Menurut Salman yang saat ini juga dipercaya sebagai Ketua PW IKA PMII Aceh, pengakuan melalui status Muadalah menjadi peluang besar bagi dayah untuk semakin berkembang tanpa kehilangan identitas dan tradisi keilmuan Islam yang selama ini telah diwariskan para ulama.
Pimpinan Dayah Daarul ‘Uluum Al-Mukarramah, Abiya Husaini Ishaq, menyambut baik dukungan dari Kemenag Nagan Raya.
Ia berharap sinergi antara Instansi Pemerintah dan dayah dapat terus terjalin demi kemajuan pendidikan Islam di Kabupaten Nagan Raya.
Menurutnya, status Satuan Muadalah akan menjadi motivasi besar bagi lembaga pendidikan dayah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, tata kelola, serta pengembangan sumber daya santri dan tenaga pendidik.
“Kami berharap dukungan ini menjadi langkah awal yang baik dalam memperkuat kualitas pendidikan dayah, sehingga mampu melahirkan santri-santri yang alim, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ungkapnya.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Kepala Kantor Kemenag Nagan Raya turut didampingi Kasi Pendidikan Islam, Imrullah Wahhab SPd MPd.
Hadir dalam pertemuan itu pengurus lengkap dayah, diantaranya Pimpinan Dayah Daarul ‘Uluum Al-Mukarramah Abiya Husaini Ishaq, Kepala SPM Ulya Tgk Hendra Jauhari ST serta Kepala SPM Wustha Tgk Hasan Nuddin SPd MPd. []











