Kakanwil Harapkan tak Ada ASN yang Jadi Korban dari Aturan

Inmas Aceh
Inmas Aceh
Author10 Desember 2018
Kakanwil Harapkan tak Ada ASN yang Jadi Korban dari Aturan

Banda Aceh (Yakub)---Kakanwil Kemenag Aceh Drs HM Daud Pakeh kembali mengingatkan jajarannya agar bisa bekerja sesuai regulasi yang berlaku.

Selain harapkan, agar jelang akhir tahun pelaporan kegiatan bisa disiapkan sesempurna-sempurnanya, Kakanwil juga minta pada tiap Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa menyahuti akhir tahun dengan pelaporan absensi dan kedisiplinan secara baik.

"Akhir tahun daftar hadir dipersiapkan juga sebagai pelaporan kehadiran pegawai," ujar Kakanwil dalam amanat apel pagi Senin (10/12).

Sebagaimana dalam apel dua pekan lalu bersama Kabag TU H Saifuddin SE, serta apel pekan lalu bersama Kakanwil, ajakan agar setiap ASN memperhatikan absensi kehadirannya.

"Kabag TU juga telah sampaikan bahwa, ada juga ASN yang jika dikumpulkan atau dikumulatifkan keterlambatan atau kealpaannya, itu jumlahnya jadi sangat banyak," ulangnya dalam apel di depan para Kabid dan jajarannya, serta para Pembimas.

Sementara itu, Kabag TU, yang semestinya dijadwalkan menjadi pembina apel, seperti keterangan dari Kakanwil, baru saja tiba dari Arab Saudi dalam rangka umrah.

Kakanwil sampaikan agar tidak ada ASN yang menjadi korban dari PP ASN yang berlaku.

Ada hal-hal tertentu yang menjadi tanggung jawab masing-masing ASN, seperti absensi itu. Bukan berarti pimpinan lepas tangan, tapi

"Ini harus hati-hati benar. Semua menjadi tanggung jawab masing-masing kita. Jangan nanti menjadi korban karena aturan," ingat Kakanwil di halaman Kanwil, Jalan Tgk Abu Lam U Banda Aceh.

Di depan peserta apel, Kakanwil mengakui, memang masih ada sebagian ASN yang masih berlakukan formulasi jam kerja 804 atau 805, artinya datang pukul delapan untuk finger print dan kembali pukul empat atau pukul lima sore untuk absen sidik jari.

Kakanwil sampaikan, bahwa memang rekapitulasi dan akumulasi absensi itu bukanlah standar mutlak kedisiplinan.

"Sebab masih ada jajarannya yang hilang setiap hari setelah tekan absensi," sebut Kakanwil, dalam apel yang dalan amanatnya juga sampaikan antara lain, tentang masih beradanya tim BPK di Aceh, prestasi Kemenag Aceh di pentas nasional, misalnya prestasi guru, Pentas PAI, dan prestasi observatorium Tgk Chik Kuta Karang itu.

Kakanwil harapkan, jika memang ada yang berhalangan, tolong kabarkan pada kabid atau kawan. "Hari ini saja, dari laporan per bidang dan subbag, masih ada 11 jajarannya yang halangan-halangan tanpa keterangan," sebut Kakanwil.

Di sisi lain amanat apel Kakanwil juga mengulas beberapa prestasi Kemenag Aceh beberapa waktu terakhir. Baru saja, Kakanwil yang diwakili Kabid Penmad menerima penghargaan dari Bapak Menteri Agama, atas prestasi sebagai provinsi terbanyak guru berprestasi. Meskipun guru terbanyak bukan kita di Aceh.

"Penghargaan diserahkan langsung oleh Menag," imbuh Kakanwil, yang juga ajak jajaran Kemenag rajin membaca berita, juga di web Kanwil.

Kakanwil contohkan, bahwa dalam berita di media massa, juga dalam web kita telah diberitakan, bahwa observatorium yang Aceh miliki ini, telah menjadi perhatian Pusat. Jakarta memperhatikan Aceh, mengajak observatorium dan kanwil lain agar mencontohi Aceh dalam hal kerjasama pemanfaatan alat Observatorium Tgk Chik Kuta Karang misalnya untuk santri, siswa, hingga kerja sama dengan IAIN.

"Ini terus kita pertahankan," tutupnya.

Kakanwil mengajak, mari semua kita menjaga lembaga, juga prestasi-prestasi yang, serta tidak ada yang mengkhianatinya.[]

Layanan
iduladha26
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh